nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Atlet Judo Miftahul Jannah Tolak Lepas Jilbab, Unpas: Terima Kasih Masyarakat Sudah Mendukung

Taufik Fajar, Jurnalis · Selasa 09 Oktober 2018 18:43 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 10 09 65 1961745 atlet-judo-miftahul-jannah-tolak-lepas-jilbab-unpas-terima-kasih-masyarakat-sudah-mendukung-vKjyv3hP8I.jpg Foto: Okezone

JAKARTA - Atlet judo putri Indonesia asal Aceh, Miftahul Jannah menolak membuka jilbab dan rela didiskualifikasi dari pertandingan Asian Para Games 2018. Di mana Miftahul Jannah tercatat sebagai mahasiswa aktif Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia dan Daerah pada Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Pasundan Bandung.

"Ya benar Miftahul Jannah tercatat sebagai mahasiswa aktif Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia dan Daerah pada Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Pasundan Bandung," kata Humas Universitas Pasundan (Unpas) Dadang Bainur saat dikonfirmasi Okezone, Selasa (9/10/2018).

Baca Juga: Cerita Miftahul Jannah, Tolak Lepas Hijab hingga Didiskualifikasi dari Asian Para Games

 Miftahul Jannah, Pejudo Indonesia yang Pilih Didiskualifikasi ketimbang Lepas Jilbab

Dia menjelaskan bahwa pihak kampus Universitas Pasundan, baik dosen maupun tenaga kependidikan sangat menghargai sikap Miftahul yang lebih memilih tidak bertanding dari pada melepas jilbab.

"Di mana lah tersebut merupakan aqidah seorang muslimah yang patut dicontoh," jelasnya.

Dia menuturkan, bahwa Universitas Pasundan sangat berterimakasih kepada masyarakat yang mendukung sikapnya tersebut.

"Kami, sangat berterimakasih kepada masyarakat yang telah mendukung sikap Miftahul Jannah," ungkapnya.

Baca juga: Atlet Judo Didiskualifikasi karena Tolak Lepas Jilbab, Menpora: Jangan Kaitkan dengan Agama

Sebagaimana diketahui, Miftahul Jannah sendiri sebenarnya dijadwalkan untuk bertanding di kelas 52 kilogram (kg) putri blind judo di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, kemarin. Sayang, pertarungan antara dirinya dengan wakil Mongolia, Gantulga Oyun, batal digelar lantaran Miftahul Jannah tak mau melepas jilbabnya.

 Miftahul Jannah, Pejudo Indonesia yang Pilih Didiskualifikasi ketimbang Lepas Jilbab

Sebelum laga digelar, wasit memperingatkan Miftahul Jannah untuk melepas jilbabnya sesuai regulasi pertandingan yang mengharuskan setiap pejudo untuk bertanding tanpa penutup kepala. Aturan ini diterapkan demi alasan keselamatan sehingga setiap pejudo harus bertanding tanpa penutup kepala.

Tetapi, Miftahul Jannah bersikukuh untuk tetap menggunakan jilbabnya dan lebih memilih untuk tak bertanding di ajang Asian Para Games 2018. Wasit pun akhirnya mendiskualifikasi pejudo asal Aceh tersebut. Dengan begitu, Oyun dipastikan melaju ke babak selanjutnya.

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini