nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kemenristekdikti Berharap Miftahul Jannah Tetap Semangat dan Selesaikan Studi

Taufik Fajar, Jurnalis · Selasa 09 Oktober 2018 20:33 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 10 09 65 1961803 kemenristekdikti-berharap-miftahul-jannah-tetap-semangat-dan-selesaikan-studi-UlwXk8M1cQ.jpg Foto: Okezone

JAKARTA - Atlet judo putri Indonesia asal Aceh Miftahul Jannah menolak membuka jilbab dan rela didiskualifikasi dari pertandingan Asian Para Games 2018.

Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) lewat Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan pun ikut berkomentar.

Baca Juga: Cerita Miftahul Jannah, Tolak Lepas Hijab hingga Didiskualifikasi dari Asian Para Games

Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemenristekdikti Intan Ahmad mengatakan pihaknya sangat bersimpati bahwa Miftahul Jannah tidak bisa bertanding karena ada aturan ketat dari cabang Judo tersebut.

"Mudah-mudahan Miftahul Jannah tetap semangat dan bisa menyelesaikan studi dengan baik," kata Intan Ahmad kepada Okezone, Selasa (9/10/2018).

Miftahul Jannah, Pejudo Indonesia yang Pilih Didiskualifikasi ketimbang Lepas Jilbab

Baca Juga: Atlet Judo Miftahul Jannah Tolak Lepas Jilbab, Unpas: Terima Kasih Masyarakat Sudah Mendukung

Sebagaimana diketahui, Miftahul Jannah sendiri sebenarnya dijadwalkan untuk bertanding di kelas 52 kilogram (kg) putri blind judo di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, kemarin. Sayang, pertarungan antara dirinya dengan wakil Mongolia, Gantulga Oyun, batal digelar lantaran Miftahul Jannah tak mau melepas jilbabnya.

 Miftahul Jannah, Pejudo Indonesia yang Pilih Didiskualifikasi ketimbang Lepas Jilbab

Sebelum laga digelar, wasit memperingatkan Miftahul Jannah untuk melepas jilbabnya sesuai regulasi pertandingan yang mengharuskan setiap pejudo untuk bertanding tanpa penutup kepala. Aturan ini diterapkan demi alasan keselamatan sehingga setiap pejudo harus bertanding tanpa penutup kepala.

Tetapi, Miftahul Jannah bersikukuh untuk tetap menggunakan jilbabnya dan lebih memilih untuk tak bertanding di ajang Asian Para Games 2018. Wasit pun akhirnya mendiskualifikasi pejudo asal Aceh tersebut. Dengan begitu, Oyun dipastikan melaju ke babak selanjutnya.

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini