nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Unpas Apresiasi Keputusan Tak Lepas Jilbab Atlet Judo Miftahul Jannah

Taufik Fajar, Jurnalis · Rabu 10 Oktober 2018 11:23 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 10 10 65 1961980 unpas-apresiasi-keputusan-tak-lepas-jilbab-atlet-judo-miftahul-jannah-ipDObvJdNI.jpg Miftahul Jannah bersama Menpora (Foto: Okezone)

JAKARTA - Atlet judo putri Indonesia asal Aceh Miftahul Jannah menolak membuka jilbab dan rela didiskualifikasi dari pertandingan Asian Para Games 2018.

Miftahul Jannah tercatat sebagai mahasiswa aktif Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia dan Daerah pada Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Pasundan Bandung (Unpas).

Terkait hal itu, Wakil Rektor III Unpas Bidang Kemahasiswaan Deden Ramdan, mengatakan bahwa Miftahul Jannah Mahasiswa Bahasa Indonesia 2017 Unpas. Di mana beliau sudah diizinkan untuk bertanding oleh pihak kampus. Namun pada akhirnya Miftahul Jannah, kemudian didiskualifikasi.

Baca Juga: Kemenristekdikti Berharap Miftahul Jannah Tetap Semangat dan Selesaikan Studi

"Setelah kami tahu dan paham dengan alasannya maka kami mengapresiasi atas sikap istiqomahnya dalam berhijab meski aturan barangkali sebaliknya," kata Deden saat dikonfirmasi Okezone, Rabu (10/9/2018).

Sebagaimana diketahui, Miftahul Jannah sendiri sebenarnya dijadwalkan untuk bertanding di kelas 52 kilogram (kg) putri blind judo di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, kemarin. Sayang, pertarungan antara dirinya dengan wakil Mongolia, Gantulga Oyun, batal digelar lantaran Miftahul Jannah tak mau melepas jilbabnya.

Baca Juga: Ulama Aceh Apresiasi Miftahul Jannah Tolak Buka Jilbab di APG: Kita Sangat Bangga!

Sebelum laga digelar, wasit memperingatkan Miftahul Jannah untuk melepas jilbabnya sesuai regulasi pertandingan yang mengharuskan setiap pejudo untuk bertanding tanpa penutup kepala. Aturan ini diterapkan demi alasan keselamatan sehingga setiap pejudo harus bertanding tanpa penutup kepala.

Tetapi, Miftahul Jannah bersikukuh untuk tetap menggunakan jilbabnya dan lebih memilih untuk tak bertanding di ajang Asian Para Games 2018. Wasit pun akhirnya mendiskualifikasi pejudo asal Aceh tersebut. Dengan begitu, Oyun dipastikan melaju ke babak selanjutnya.

 

(Feb)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini