Sejumlah Alumni 212 Deklarasi Dukung Jokowi-Ma'ruf

Bayu Septianto, Jurnalis · Kamis 11 Oktober 2018 18:16 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 10 11 605 1962767 sejumlah-alumni-212-deklarasi-dukung-jokowi-ma-ruf-7Sbw8HO5rF.jpg Alumni 212 deklarasi dukung Jokowi-Ma'ruf Amin (Foto: Bayu Septianto)

JAKARTA - Sejumlah orang yang mengatasnamakan dirinya 'Eks 212 kawal KH Ma'ruf Amin' mendeklarasikan dukungan kepada pasangan calon presiden nomor urut 01, Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Deklarasi dukungan itu dilakukan di Media Center Jokowi-Ma'ruf, Jalan Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (11/10/2018).

Kelompok relawan ini dipimpin di antaranya oleh kuasa hukum Pemimpin Front Pembela Islam (FPI), Razman Arief Nasution dan Kapitra Ampera.

Razman mengatakan, tergeraknya mereka mendukung Jokowi-Ma'ruf karena selama ini para alumni 212 dan para ulama terjebak dengan penggiringan opini seakan mereka mendukung pasangan calon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

"Sepertinya umat tergiring pada suatu opini seolah-olah ada kalangan ulama habaib atau kiai yang menamakan dirinya sebagai Persaudaraan Alumni (PA) 212 bahkan ada ketumnya, yang sepertinya memutuskan dukungan kepada pasangan Pak Prabowo-Sandiaga Uno," kata Razman.

 Jokowi-Ma'ruf Amin

Razman menuturkan, sejarah lahirnya gerakan 212 karena keluarnya fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang dipimpin Ma'ruf Amin. Fatwa ini terkait pernyataan mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok tentang surat Al-Maidah 51.

Menurut Razman, Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama (GNPF-U) saat itu berkomitmen untuk mengawal fatwa yang dikeluarkan Ma'ruf Amin. Maka itu, Razman dan rekan-rekannya mempertanyakan mengapa GNPF malah tak konsisten untuk mengawal Ma'ruf Amin.

"Sekarang muncul pertanyaan fatwa apa yang telah dikeluarkan oleh MUI sehingga harus dikawal GNPF dan sekarang memberikan dukungan kepada Prabowo Sandi," tuturnya.

Menariknya, salah satu poin deklarasi adalah mereka akan memperjuangkan kepulangan pentolan Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab dari Arab Saudi.

"Jadi, agenda ini termasuk di dalamnya adalah kita akan memperjuangkan dalam hal ini Rizieq Shihab untuk kembali ke Indonesia dengan aman nyaman dan damai dan tentu koridor hukum," kata Razman.

Adapun kelompok relawan ini tergabung secara resmi di bawah Direktorat Relawan TKN Jokowi-Ma'ruf. Razman menjadi koordinator, dengan wakilnya Kapitra Ampera, Ustaz Kurtubi, Ustaz Kholid Hidayat, Ustaz Sulaeman, Ustaz Sayuti. Ketua DPP PKB Lukman Edy didaulat menjadi penasihat dalam kelompok ini.

Berikut isi deklarasi Eks 212 Kawal Ma'ruf Amin:

1. Kami eks 212 mengawal ulama untuk memimpin NKRI KH Ma'ruf Amin jadi calon wakil presiden adalah bukti nyata terkabulnya doa dan perjuangan kami.

2. Kami eks 212 memperjuangkan aspirasi umat islam mewujudkan pembangunan yang adil sejahtera dan makmur.

3. Kami eks 212 meminta kepada Pak Jokowi dan Kiai Ma'ruf Amin untuk memperjuangkan ekonomi syariah pendidikan Islam dan pesantren guna penegakan hukum yang adil dan merata di seluruh Indonesia.

4. Kami eks 212 akan memperjuangkan untuk mengembalikan atau memulangkan kembali Habib Rizieq Shihab ke Indonesia tanpa halangan yang berarti.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini