Gerindra Merasa Prabowo Dikepung, PKS: Tak Ada Tantangan Malah Enggak Asyik

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis · Kamis 11 Oktober 2018 18:35 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 10 11 605 1962778 gerindra-merasa-prabowo-dikepung-pks-tak-ada-tantangan-malah-enggak-asyik-YJRzSY3l5r.jpg Wakil Ketua Majelis Syuro PKS, Hidayat Nur Wahid. (Foto: Muhamad Rizky/Okezone)

JAKARTA – Partai Gerindra mengakui Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 menjadi yang pemilihan terberat bagi calon presiden (capres) Prabowo Subianto. Tak hanya itu Gerindra juga merasa terkepung dengan situasi menjelang pilpres. Meski begitu, tantangan tersebut dinilai hal yang mengasyikkan bagi Prabowo.

"Saya rasa itu malah asyik buat beliau (Prabowo). Kalau orang semacam beliau enggak punya tantangan, malah enggak asyik," ujar Wakil Ketua Majelis Syuro PKS, Hidayat Nur Wahid di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (11/10/2018).

Pria yang kerap disapa HMW itu menganggap semakin banyak tantangan yang dihadapi Prabowo justru akan semakin membuat daya juangnya lebih kuat. Apalagi menurutnya, Prabowo memiliki latar belakang militer dan terbiasa dengan kondisi penuh tantangan.

"Saya kira pernyataan beliau (Muzani) itu hanya untuk membangkitkan semangat di Prabowo sendiri dan timnya untuk meraih kemenangan karena beliau menyampaikan pemetaan masalahnya," kata dia.

Namun, HNW turut menyoroti terkait fenomena kepala daerah yang seolah-seolah didorong untuk mendukung pasangan calon Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin.

Prabowo-Sandiaga Gelar Konferensi Pers Bahas Isu Politik dan Ekonomi

"Belum lagi terkait masalah para konglomerat. Kalau dulu dalam konteks Pilgub DKI ada istilah sembilan naga dan ini semacam itu juga terjadi," tuturnya.

Kendati demikian, ia menegaskan, semua dikembalikan kepada kedaulatan rakyat nantinya. Sebab pemilihan pemimpin bangsa berada di tangan rakyat.

(Baca Juga : Sejumlah Alumni 212 Deklarasi Dukung Jokowi-Ma'ruf)

"Menurut saya memang pada akhirnya tetap saja kedaulatan ada di tangan rakyat. Rakyat dengan apa yang disampaikan Pak Prabowo jadi akan melihat dan mendapatkan informasi bagaimana peta pemilihan presiden yang akan datang,” ungkap HNW.

Sebelumnya diketahui, Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani melontarkan pernyataan Pemilihan Presiden 2019 merupakan ujian berat bagi Prabowo Subianto. Hal itu Pilpres tahun ini kali ketiga Prabowo ikut pilpres.

(Baca Juga : Pihak Jokowi Anggap Kubu Prabowo Bentuk Opini Sedang Dizalimi)

“Dari tiga kali maju Pak Prabowo sebagai presiden, yang kebetulan saya tetap jadi sekjen partai yang mengusung beliau, kami merasakan terus terang ini adalah bobot terberat beliau menjadi calon presiden,” ungkap Muzani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 10 Oktober 2018.

(Baca Juga : Gerindra Anggap Pilpres 2019 Pertarungan Terberat Prabowo, Perindo: Seperti Sedang Putus Asa)

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini