Gerindra Anggap Pilpres 2019 Berat bagi Prabowo, PPP: Bermotif Cari Simpati Publik

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis · Kamis 11 Oktober 2018 22:00 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 10 11 605 1962826 gerindra-anggap-pilpres-2019-berat-bagi-prabowo-ppp-bermotif-cari-simpati-publik-KWuCinPHDE.jpg Arwani Thomafi (Foto: Okezone)

JAKARTA - Wakil Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Arwani Thomafi mengatakan, sikap Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani yang menyebut bahwa Pilpres 2019 menjadi pertarungan berat bagi Prabowo Subianto merupakan sebuah cara untuk meraih simpati.

“Klaim tersebut justru memiliki motif mencari simpati dari publik dan bertendensi mellodramatik,” ujar Arwani kepada wartawan, Kamis (10/10/2018).

Klaim tersebut, sambung Arwani, juga berusaha untuk menutup persoalan lainnya. Masalah hoaks Ratna Sarumpaet jelas menjadi masalah serius di koalisi Prabowo-Sandiaga.

“Saya kira publik makin cerdas dalam melihat klaim-klaim tersebut,” papar Arwani.

Prabowo-Sandiaga 

Sebelumnya, Muzani juga menyebut yang merasa pihaknya “dikepung” dalam Pilpres 2019 mendatang. Arwani pun menilai narasi tersebut merupakan bagian dari pernyataan yang tak mendasar.

“Klaim Gerindra bahwa Pilpres 2019 Prabowo dikepung merupakan pernyataan dramatis dan tidak mendasar,” jelasnya.

(Baca Juga: Pihak Jokowi Anggap Kubu Prabowo Bentuk Opini Sedang Dizalimi)

Sebelumnya, Sebelumnya Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani melontarkan pernyataan Pilpres 2019 merupakan ujian berat bagi Prabowo Subianto. Hal itu mengingat ini kali ketiga Prabowo ikut Pilpres.

“Dari tiga kali maju Pak Prabowo sebagai presiden, yang kebetulan saya tetap jadi sekjen partai yang mengusung beliau, kami merasakan terus terang ini adalah bobot terberat beliau menjadi calon presiden,” ungkap Muzani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu 10 Oktober 2018.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini