nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Berkat Ide Bisnis Foto Album Tiga Dimensi, Mahasiswa Unair Raih Penghargaan di Singapura

Vanni Firdaus Yuliandi, Jurnalis · Kamis 11 Oktober 2018 14:12 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 10 11 65 1962625 berkat-ide-bisnis-foto-album-tiga-dimensi-mahasiswa-unair-raih-penghargaan-di-singapura-OLZBXCp8jN.jpg Mahasiswa Unair (Foto: Website Unair)

JAKARTA – Mahasiswa Universitas Airlangga (Unair) Yasinta Suci Linggasari berhasil meraup omzet Rp10 hingga Rp15 juta per bulan. Penghasilan ini dia dapat dari bisnis yang dirintisnya sejak duduk di bangku kelas dua Sekolah Menengah Atas (SMA) hingga kuliah semeter tujuh di Unair.

Bukan hanya itu, berkat ide bisnisnya, mahasiswi Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unair itu meraih penghargaan The Best Entrepreneurial Idea dalam acara Youth on Entrepreneurship Program yang diadakan di Malaysia – Singapura pada 5-7 Agustus lalu.

Baca Juga: Unair Sulap Kelurahan Kengdasari Jadi Wisata Kampung Pelangi

Kompetisi bisnis itu diselenggarakan oleh Youth Connect on Entrepreneurship Organization (YOUCEO). Yasinta berhasil memperoleh The Best Entrepenerial Idea dari tiga penghargaan yang ada. Selain untuk mendapat penghargaan, dalam pertemuan itu, Yasinta menghadiri ajang kompetisi bisnis plan, mentoring, dan pitching bisnis anak muda di tiga negara. Yakni Indonesia, Malyasia, dan Singapura.

“Alhamdulillah saya mendapat penghargaan The Best Entrepenerial Idea dengan bisnis yang saya miliki instagram @alaika_id yaitu konsep photo album tiga dimensi berupa pop up dan scrapbook,” ujarnya yang dikutip Okezone dari laman Unair, Kamis (11/10/2018).

unair

Mengenai bisnis itu, Yasinta mengatakan bahwa idenya berawal dari latar belakang setiap orang yang menyukai foto untuk mengabadikan momen penting mereka. Biasanya, foto disimpan di hardisk atau media penyimpan lain yang berisiko rusak atau bahkan terkena virus. Beberapa orang bahkan masih menggunakan album foto dengan media plastik yang rawan terjadi kerusakan.

Kecanggihan teknologi, kata Yasinta, membuat dunia selalu berubah. Apalagi berbagai fitur smatphone semakin memudahkan aktivitas manusia. “Untuk itu saya mengusulkan ide berupa platform printing online yang memudahkan customer untuk mencetak foto-foto mereka lewat aplikasi,” ucapnya.

Baca Juga: Unair Siap Terima Mahasiswa Universitas Tadulako untuk Studi Sementara

Kelebihan dari platform printing itu, tambah Yasinta, adalah customer bisa memilih desain tema dan konsep 2D atau 3D yang mereka sukai. Beberapa tema yang tersedia antara lain, tema ulang tahun, anniversary, summer, zoo, menyesuaikan foto yang ada.

“Alhamdullilah berkembang. Dulu modal dari uang saku sekolah 200 ribuan, sekarang sebulan bisa 10-15 jutaan,” kata Yasinta yang sekarang memiliki dua karyawan dari bisnisnya itu.

kampus

Merintis usaha sekitar empat tahun, rata-rata dalam sebulan ada sekitar 30-40 pelanggan yang melakukan order. Permintaan pun bermacam-macam. Biasanya, hari-hari besar tertentu ramai pelanggan. Seperti saat Hari Raya Idul Fitri, natal, valentine, hingga peringatan hari ibu.

“Harapannya semoga berkah dan lebih semangat jualan. Karena saya nggak nyangka dapat penghargaan ini,” kata Yasinta.

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini