nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kemenko PMK: Ringankan Beban Korban Bencana dengan Tidak Menyebar Hoaks

Rizka Diputra, Jurnalis · Jum'at 12 Oktober 2018 12:49 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 10 12 1 1963063 kemenko-pmk-ringankan-beban-korban-bencana-dengan-tidak-menyebar-hoaks-D4A5sWSRpg.JPG

JAKARTA – Berbagai bencana alam yang terjadi di berbagai wilayah di Indonesia seperti di Lombok, Palu, dan yang terbaru di Situbondo harus menjadi momentum untuk berkontribusi meringankan beban para korban.

“Dengan bergotong royong meringankan beban para korban bencana, maka masyarakat telah berkontribusi terhadap upaya penanganan pasca-bencana yang dilakukan pemerintah sehingga dapat lebih efektif,” ujar Deputi Bidang Koordinasi Kebudayaan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Nyoman Shuida di kantornya, Jumat (12/10/2018).

Menurut Nyoman, salah satu dukungan yang dapat diberikan oleh masyarakat adalah dengan tidak menyebarkan berita bohong (hoaks) yang dapat menghambat penanganan di lokasi terdampak bencana.

“Janganlah memanfaatkan bencana yang terjadi sebagai kesempatan untuk memecah-belah bangsa dengan menyebarkan hoaks, karena dampak negatifnya sangat besar dan akan menghambat upaya penanganan di lokasi bencana,” paparnya.

Selain itu, kontribusi masyarakat dapat juga dilakukan dengan ikut serta sebagai relawan untuk membantu upaya penanganan di wilayah bencana atau masyarakat juga dapat mengirimkan bantuan ke lokasi bencana melalui lembaga-lembaga resmi.

“Masyarakat dapat menjadi relawan ataupun jika tidak memungkinkan, dapat mengirimkan bantuan ke lokasi bencana. Hal ini sudah cukup membantu upaya penanganan pasca-bencana yang dilakukan oleh pemerintah” kata dia.

Terakhir, Semangat revolusi mental lanjutnya, harus terus dipegang teguh oleh seluruh masyarakat Indonesia, baik mereka yang tidak terdampak maupun mereka yang menjadi korban bencana.

“Masyarakat harus bersama-sama mengimplementasikan Gerakan Indonesia Bersatu sehingga persatuan dan kesatuan bangsa dapat terus dipelihara dan tidak akan lekang walaupun Indonesia saat ini sedang menghadapi bencana,” tandas Nyoman.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini