nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Rektor Dituding Plagiat, Unnes: Ada Banyak Pihak yang Tak Suka dengan Kesuksesan Kami

Vanni Firdaus Yuliandi, Jurnalis · Jum'at 12 Oktober 2018 12:42 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 10 12 65 1963058 rektor-dituding-plagiat-unnes-ada-banyak-pihak-yang-tak-suka-dengan-kesuksesan-kami-04kZpXlwKa.jpeg Ilustrasi Plagiat: Shutterstock

JAKARTA - Pihak Universitas Negeri Semarang (Unnes) menyesalkan adanya tuduhan plagiat yang ditujukan kepada Rektor Universitas Negeri Semarang (Unnes) Fathur Rokhman. Sang Profesor Doktor dituding menjiplak skripsi karya mahasiswanya.

Baca Juga: Rektor Unnes Dituding Lakukan Plagiat?

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pusat Humas Unnes Hendi Pratama menyebutkan, kasus plagiat ini termasuk hal yang unik karena berita ini tersebar namun pihak penuntutnya tidak ada.

“Sampai saat ini belum ada pihak yang berani mengakui dari mana sumber tuduhan ini. Padahal pada kasus plagiarisme yang lain, penuntut adalah pihak yang dijiplak. Pada dugaan plagiat di Unnes, tidak ada pihak yang menuntut. Itulah uniknya dugaan ini. Banyak berita tersebar namun pihak penuntutnya tidak ada,” ucapnya kepada Okezone, Jumat (12/11/2018).

plagiat

Lebih lanjut, Hendi menjelaskan awal mula kejadian dugaan plagiat ini karena terdapat banyak pihak yang tidak menyukai progress yang telah dicapai Unnes di bawah pimpinan Rektor Fathur Rokhman.

“Selama 4 tahun dipimpin Prof Fathur, Unnes akreditasi perguruan tinggi A, akreditasi prodi A lebih dari 50%, jurnal SCOPUS lebih dari 600 judul, kinerja kemahasiswaan peringkat 7 nasional, peminat SBMPTN 8 nasional, Humas 3 nasional, Green Campus 4 Nasional dan lainnya,” imbuhnya.

Baca Juga: Rektor Unnes Dituding Plagiat, Hasil Investigasi Menunjukkan Nihil

Hendi menambahkan karena sulit bersaing di bidang prestasi, maka ada saja pihak yang lebih senang melakukan black campaign.

“Kami dari Unnes tidak akan membiarkan dugaan ceroboh semacam ini menghambat prestasi Unnes. Malah kami ingin membuktikan bahwa, Unnes tetap maju dan bersaing dengan universitas di tingkat nasional dan internasional,” pungkasnya.

plagiat

Sebelumnya, Unnes telah melakukan investigasi yang telah dibentuk senat. Setelah dilakukan verifikasi dan hasilnya Rektor Unnes tidak melakukan plagiat. "Mekanisme ini sudah sesuai dengan Permendiknas No. 17 tahun 2010. Hasil ini mengikat dan layak kita hormati bersama,” ujarnya.

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini