nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bebasnya Pendeta Andrew Brunson Akhiri Perselisihan AS-Turki

Agregasi VOA, Jurnalis · Minggu 14 Oktober 2018 03:00 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 10 14 18 1963716 bebasnya-pendeta-andrew-brunson-akhiri-perselisihan-as-turki-hHK2Kt0UiX.jpg Andrew Brunson (Foto: VOA Indonesia)

SEORANG pendeta Amerika yang ditahan di Turki selama dua tahun kini dalam perjalanan kembali ke tanah air setelah dibebaskan oleh pengadilan Turki.

Pembebasan Andrew Brunson, Jumat 12 Oktober 2018 menandai berakhirnya perselisihan diplomatik yang pahit antara Amerika dan Turki.

Jika terbukti bersalah dalam tuduhan terorisme dan spionase, tuduhan yang disebut Washington sebagai tidak berdasar, Brunson akan menghadapi hukuman 35 tahun penjara.

Presiden Donald Trump mengatakan kepada wartawan bahwa Brunson ‘’sangat menderita’’ tetapi kini berada ‘’dalam kondisi baik’’ dan akan segera datang ke Gedung Putih. Hal senada disampaikan Menteri Luar Negeri Mike Pompeo melalui Twitter.

(Baca Juga: Pendeta AS yang Dituduh Kudeta di Turki Dibebaskan)

Militer Amerika, Jumat 12 Oktober menerbangkan Brunson ke pangkalan udara Ramstein di Jerman untuk evaluasi medis sebelum kembali ke Amerika.

 Andrew Brunson

Duta Besar Amerika Untuk Jerman Richard Grenell menyambut Brunson di pangkalan udara itu. Grenell memasang foto di Twitter ketika Brunson mencium bendera Amerika. “Ketika saya memberinya bendera Amerika, ia langsung menciumnya,” cuit Grenell.

Presiden Trump, Jumat 12 Oktober mengatakan kepada wartawan bahwa Brunson “akan ke Gedung Putih hari Sabtu (13/10).”

Pengadilan Turki menyatakan Brunson bersalah tetapi hanya menjatuhkan hukuman tiga tahun satu bulan penjara. Pastur itu sudah menjalani hukuman penjara selama dua tahun dan karenanya dibebaskan atas hukuman yang sudah dijalaninya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini