nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

IPB Buat Inovasi Jahit Luka dengan Benang Sutera

Vanni Firdaus Yuliandi, Jurnalis · Minggu 14 Oktober 2018 16:12 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 10 14 65 1963860 ipb-buat-inovasi-jahit-luka-dengan-benang-sutera-53wMxTDUWr.jpg IPB Buat Benang Jahit Bedah dari Sutera Berwarna Cokelat (Foto: IPB)

BOGOR – Dalam bidang biomedis, benang sutera dari ulat sutera putih (ulat sutera Bombix morii atau B. mori) sudah umum digunakan sebagai benang jahit bedah.

Benang jahit sutera digunakan sebagai benang jahit bedah untuk membantu proses penyembuhan luka terbuka pada jaringan lunak. Selain ulat sutera, ternyata jenis benang sutera coklat dari ngengat liar Attacus atlas Linn. (A. atlas) dapat menggantikan sutera B morii sebagai benang jahit.

Melansir dari laman IPB, Minggu (14/10/2018), Dr. Mokhamad Fakhrul Ulum dari Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Institut Pertanian Bogor (IPB) berhasil membuat inovasi benang jahit bedah dari sutera berwarna cokelat yang dihasilkan oleh ngengat liar atau biasa dikenal sebagai kupu-kupu gajah.

Baca Juga: Ribuan Wisudawati di IPB Ini Ternyata Emak-Emak dari 68 Kelurahan

“Kupu-kupu gajah Indonesia adalah kerabat dekat kupu penghasil sutera. Sutera yang dihasilkan sangat berpotensi menggantikan sutera sebagai bahan baku pembuatan benang bedah. Ini merupakan produk benang bedah dalam negeri, benang sutera A. atlas telah berwarna cokelat dan terbukti superior secara klinis pada hewan,”ujarnya.

Hasil pengujian yang telah dilakukan di laboratorium maupun di lapangan telah membuktikan bahwa sutera cokelat memiliki sifat yang lebih baik dari sutera B. mori. Peneliti ini menjelaskan bahwa dengan teknologi sederhana dan biaya produksi yang lebih rendah.

Baca Juga: Konsumsi Beras Meningkat, Mahasiswa IPB Buat Bubur Instan dari Singkong dan Daun Kelor

“Benang sutera coklat ini sangat berpotensi untuk pemenuhan maupun substitusi (pengganti) produk implan biomedis nasional yang selama ini masih impor dari luar negeri,”lanjutnya.

Dr. Mokhamad Fakhrul Ulum mengatakan keunggulan dari penggunaan benang sutera cokelat yaitu memiliki spesifikasi anti bakteri yang dapat diterima oleh bagian tubuh.

“Keunggulan produk ini adalah memiliki spesifikasi anti bakteri yang baik dan dapat diterima oleh bagian tubuh dan tidak menimbulkan reaksi penolakan berlebih oleh tubuh seperti alergi, dibandingkan dengan benang bedah yang umum digunakan. Benang ini juga memiliki warna cokelat alami yang menonjol sehingga tidak memerlukan pewarna tambahan dalam produksinya,” ungkapnya.

(Feb)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini