Presiden PKS Persilakan Kader Kampanye Negatif, Fahri Hamzah: Mungkin Dia Mau Nanggung Dosanya

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis · Senin 15 Oktober 2018 15:05 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 10 15 605 1964255 presiden-pks-persilakan-kader-kampanye-negatif-fahri-hamzah-mungkin-dia-mau-nanggung-dosanya-qxu5jsgdqN.jpg Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah (Foto: Muhamad Rizky/Okezone)

JAKARTA – Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah, berkomentar terkait Presiden PKS Sohibul Iman yang memperbolehkan kadernya untuk melakukan kampanye negetif di Pemilu 2019. Fahri menilai, Sohibul sudah siap untuk menanggung dosa para kadernya.

“Mungkin Pak Sohibul mau menanggung dosanya kali. Tanya lagi ke dia, dia mau menanggung dosanya?” papar Sohibul di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (15/10/2018).

Fahri menegaskan, kampanye negatif berbeda dengan kritik. Menurutnya, sebuah kritik bukanlah hal yang negatif, tapi memiliki maksud positif.

Kan gini ya kalau kita bicara negatif sebagai kritik itu bukan negatif, itu positif malah. Harus ada datanya, harus ada basis argumennya. Kalau negatif dalam pengertian ini, benar salah kita negatifkan. Kan enggak boleh gitu juga,” tegas dia.

Presiden PKS, Sohibul Iman. (Foto : Bayu Septianto/Okezone)

Oleh karenanya, Fahri pun ingin bila kader PKS melakukan kritik, harus berbasis dengan data yang akurat.

“Saya kira argumen dan kritik berbasis data itu penting,” tandasnya.

(Baca Juga : Golkar Sesalkan Presiden PKS Izinkan Kadernya Gunakan Kampanye Negatif)

Sebelumnya, Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman mempersilakan kadernya melakukan kampanye negatif, di samping memperbanyak kampanye positif.

“80 persen dalam kampanye kita harus positive campaign. Silakan untuk masuk ke negative campaign cukup 20 persen," kata Sohibul.

(Baca Juga : Mahfud MD: Kalau Anda Bilang Jokowi PKI atau Prabowo ISIS Itu Black Campaign)

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini