nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kisah 2 Bocah Lolos dari Aksi Penculikan: Diajak Jalan Kaki 4 Hari hingga Tidur di Kuburan

CDB Yudistira, Jurnalis · Rabu 17 Oktober 2018 16:30 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 10 17 525 1965277 kisah-2-bocah-lolos-dari-aksi-penculikan-diajak-jalan-kaki-4-hari-hingga-tidur-di-kuburan-fpXjdVJgvp.jpg Plrestabes Bandung Ungkap Kasus Penculikan Dua Bocah oleh Seorang Pria (Foto: CDB Yudistira)

BANDUNG - Dua orang anak berinisial A (9) dan WM (13), menjadi korban penculikan di Kota Bandung. Beruntung keduanya berhasil melarikan diri dan diselamatkan polisi.

Polisi pun berhasil menangkap pelaku penculikan, tak lama setelah korban diamankan. Pelaku diketahui bernama Fandi Zatmiko (24) warga asal Bone, Sulawesi Selatan. Keduanya diculik oleh pelaku, hingga ke Desa Tomo, Kabupaten Sumedang.

(Baca Juga: Ditangkap Warga, Penculik Anak Malah Pura-Pura Gila)

Aksi penculikan ini diketahui terjadi pada 9 Oktober 2018. Kedua korban yang bertetanggaan di wilayah Kiaracondong, Bandung, tengah mengunjungi salah satu warung internet (warnet) yang berlokasi 1 kilometer dari rumah mereka.

Saat itu, keduanya bertemu dengan pelaku yang diketahui sering bermain di warnet‎ tersebut. Pelaku membujuk korban, untuk main ke Alun-Alun Bandung. Kedua korban pun mengiyakan ajakan pelaku. Namun, bukannya jalan-jalan ke Alun-Alun Bandung, kedua korban malah dibawa ke wilayah Sumedang.

Ilustrasi Penculikan (foto: Shutterstock)Ilustrasi Penculikan (foto: Shutterstock)

Salah seorang ibu korban, Nok Supriyati mengatakan, selama diculik ke wilayah Sumedang, pelaku mengajak anaknya jalan kaki selama empat hari. Hal itu, diketahuinya dari penuturan anaknya tersebut.

"Anak saya jalan, melewati hutan-hutan gitu, terus selama empat hari, mereka juga enggak dikasih makan. Bahkan sempat tidur di kuburan," katanya saat ditemui di Mapolrestabes Bandung, Jalan Jawa, Rabu (17/10/2018).

Dirinya juga menceritakan, sang anak mengaku, selama dibawa oleh pelaku, anaknya tersebut, mengalami tindak kekerasan. Bahkan sang anak diketahui mengalami lebam akibat kekerasan yang dilakukan oleh pelaku.

"Anak saya dipukul, ditendang. Ada beberapa luka seperti yang telinga ini, tadinya lebam," ungkap ibu yang akrab disapa Nok, sambil menunjukan luka bekas lebam anaknya.

Selama anaknya diculik, Nok sempat mencari keberadaan buah hatinya itu. Dirinya mengaku, sudah mencari ke beberapa tempat yang diduga tempat korban bermain. Hingga akhirnya putus asa, dan melaporkan penculikan anaknya itu ke pihak kepolisian.

Aksi penculikan yang dilakukan Fandi pun, akhirnya berakhir. Dua anak ini, ‎berhasil melarikan diri dari pelaku. Mereka memanfaatkan situasi saat pelaku tengah tertidur.

Keduanya, langsung melarikan diri dan meminta pertolongan warga. Dari situ warga yang menemukan keduanya, langsung menginformasikan kepada pihak kepolisian. Setelah menerima informasi, polisi dari Polsek Kiaracondong, langsung bergerak ‎untuk melakukan penjemputan kepada korban dan penangkapan terhadap pelaku.

(Baca Juga: Satu Keluarga Diduga Diculik & Dibunuh di Deliserdang, 10 Orang Diperiksa)

Korban pun berhasil diselamatkan dan pelaku berhasil diamankan. Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Irman mengatakan motif pelaku, menculik kedua anak tersebut, untuk dipekerjakan.‎

"Pelaku ini sehari-hari bekerja sebagai tukang rongsok dan iya akan menculik kedua anak tersebut, untuk dipekerjakan sebagai tukang rongsok," kata Irman saat ungkap kasus, di waktu dan tempat yang sama.

Irman menuturkan, pelaku juga diketahui selama menculik kedua korban, pelaku kerap melakukan tindakan kekerasan kepada para pelaku. Pelaku pun, saat ini telah dilakukan penahanan dan dijerat Pasal 80 dan atau 83 UU Nomor 35 Tahun 2014 atas perubahan Undang-undang Nomor 23 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman pidana di atas 5 tahun penjara.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini