nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Soal Peluru Nyasar, Wenny Warouw Masih Curiga Pelaku Sengaja Bidik Gedung DPR

Badriyanto, Jurnalis · Kamis 18 Oktober 2018 06:01 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 10 18 337 1965515 soal-peluru-nyasar-wenny-warouw-masih-curiga-pelaku-sengaja-bidik-gedung-dpr-cLPtvfB7pm.jpg Anggota Komisi III DPR, Wenny Warouw (Foto: Okezone)

JAKARTA - Anggota Komisi III DPR RI Wenny Warouw mengaku masih curiga dengan insiden penembakan di gedung DPR/MPR Senayan, beberapa hari lalu. Jangan-jangan peluru yang menembus ruangannya itu bukan nyasar melainkan sengaja diarahkan.

Wenny meminta polisi agar segera mendalami keterangan dan latar belakang pelaku untuk mengetahui motif yang sesungguhnya. Selama ini pelaku disebut-sebut sebagai anggota Persatuan Menembak Indonesia (Perbakin), sedangkan polisi menyangkal.

"Apakah mereka ini betul-betul Perbakin yang baru selesai ujian atau mereka hanya sekedar latihan atau mereka sengaja menembak gedung DPR untuk aksi teror," kata Wenny kepada Okezone, Kamis (18/10/2018).

Politisi Gerindra itu masih kurang percaya apabila insiden penembakan itu cepat disimpulkan sebagai peluru nyasar yang berasal dari orang latihan di Lapangan Tembak, yang kebetulan lokasinya tidak jauh dari gedung DPR.

(Baca Juga: Polisi Tetapkan 2 Orang Tersangka Terkait Penembakan Ruang Kerja Anggota DPR)

Wenny sulit percaya bahwa insiden itu peluru nyasar karena peluru yang mengenai ruang kerja anggota DPR RI tidak hanya satu, melainkan ada lima peluru yang ditemukan dalam waktu hampir bersamaan.

"Itu yang saya bilang, ini bukan meleset lagi, itu sudah sengaja menembak gedung DPR dalam rangka meneror anggota-anggota DPR dan siapa di dalamnya," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, penembakan terjadi pada Senin 15 Oktober kemarin sekira pukul 14.45 WIB. Peluru mennembus ruang kerja Wenny Waraouw, serta jendela ruangan milik Anggota DPR dari Fraksi Golkar fraksi Partai Golkar Bambang Heri Purnama di lantai 13.

(Baca Juga: Ruang Kerja DPR Tertembak, Polisi Sebut Penembakannya Sama dengan yang Kemarin)

Dua hari kemudia, pada Rabu 17 Oktober kemarin ditemukan lagi tiga peluru, masing-masing di ruang kerja anggota 10 Fraksi Demokrat Vivi Sumantri Jayabaya di lantai 10 dan Didik Mukriyanto lantai 9, serta anggota Fraksi PAN Totok Daryanto di lantai 20.

Pelaku pun ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka, masing-masing seorang PNS di Kementerian Perhubungan berinisial IAW dan RMY. Polisi menyimpulkan peluru di gedung DPR RI itu peluru nyasar yang berasal dari pistol pelaku saat latihan di Lapangan Tembak, Senayan, Jakarta Pusat.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini