nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Soal Peluru Nyasar, DPR Undang Setneg, Perbakin, dan Kapolri Pekan Depan

Bayu Septianto, Jurnalis · Kamis 18 Oktober 2018 13:22 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 10 18 337 1965688 soal-peluru-nyasar-dpr-undang-setneg-perbakin-dan-kapolri-pekan-depan-AM83707PRS.jpg Peluru menembus jilbab tenaga ahli anggota DPR di lantai 13. Foto/Ist

JAKARTA - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) akan mengundang sejumlah pihak sebagai buntut bersarangnya sejumlah peluru yang menyasar di Gedung Nusantara I DPR RI.

Ketua Badan Urusan Rumah Tangga DPR RI Anton Sihombing mengatakan, DPR mendesak pemerintah, dalam hal ini Sekretariat Negara (Setneg) untuk menutup lapangan tembak yang berlokasi di area belakang Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat.

Baca: Soal Peluru Nyasar, Wenny Warouw Masih Curiga Pelaku Sengaja Bidik Gedung DPR

"Kita mengundang secepatnya kalau enggak tanggal 23, ya tanggal 24 Oktober 2018. Kenapa diundang Setneg, karena pengelola Gelora Bung Karno di bawah Setneg dan pengelolanya juga Perbakin," ujar Anton di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (18/10/2018).

Foto: Okezone/Badriyanto 

DPR juga akan mengundang Kapolri Jenderal Tito Karnavian terkait pengamanan Polri terhadap obyek vital. Hal ini sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 63 Tahun 2004 tentang Pengamanan Obyek Vital dan UU Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Baca: Polisi Uji Balistik Temuan Proyektil di Ruang Kerja DPR

"Polri juga harus ikut menjaga objek vital ini sama levelnya dengan Istana," jelasnya.

Peluru menyasar lima ruang anggota anggota DPR di lantai 10, 13, 16, 9 dan 20. Namun untuk yang di lantai 20 tak ditemukan.

Polda Metro Jaya pun telah menetapkan dua tersangka terkait kasus ini. Keduanya merupakan Pegawai Negeri Sipil Kementerian Perhubungan. Polisi menyebut para pelaku menggunakan senjata jenis Glock 17 yang sudah dimodifikasi saat menembak.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini