nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tersangka "Muntahkan" 290 Peluru saat Latihan Menembak di Senayan

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis · Kamis 18 Oktober 2018 14:34 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 10 18 337 1965730 tersangka-muntahkan-290-peluru-saat-latihan-menembak-di-senayan-lsLfWBidCG.jpg Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Raden Prabowo Argo (foto: Okezone)

JAKARTA - Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan kedua tersangka antara IAW dan MRY sudah membeli sembilan dus peluru saat latihan menembak di Lapangan Tembak Senayan pada Senin 15 Oktober 2018.

“Dia kan menggunakan dan membeli 9 dus. Satu dus nya ada 50 butir,” kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Kamis (18/10/2018).

Argo menyebutkan, para tersangka sudah menembak kurang lebih sebanyak 290 peluru ketika menembak di lapangan Tembak Senayan.

“Dia sudah menembakan 290-an lebih lah,” katanya.

(Baca juga: Minta Gedungnya Dilapisi Kaca Antipeluru, DPR: Kami Kan Pejabat Negara Juga!)

(Baca juga: Polri Pastikan Lapangan Tembak Senayan Masih Ditutup Pasca-Peluru Nyasar ke DPR)

dpr

Lebih jauh, polisi juga berencana akan memeriksa pihak-pihak terkait. Seperti pengelola lambangan tembak juga akan diperiksa oleh polisi.

“Tantunya kita nanti akan periksa semua yang berkaitan ya. Diperiksa semua, saya belum mendapatkan informasi apakah sudah diperiksa atau belum.Tapi nanti akan kita periksa untuk mengetahui daripada peristiwa tersebut,” tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, penembakan terjadi pada Senin 15 Oktober kemarin sekira pukul 14.45 WIB. Peluru mennembus ruang kerja Wenny Waraouw, serta jendela ruangan milik Anggota DPR dari Fraksi Golkar fraksi Partai Golkar Bambang Heri Purnama di lantai 13.

 pene

Dua hari kemudia, pada Rabu 17 Oktober kemarin ditemukan lagi tiga peluru, masing-masing di ruang kerja anggota 10 Fraksi Demokrat Vivi Sumantri Jayabaya di lantai 10 dan Didik Mukriyanto lantai 9, serta anggota Fraksi PAN Totok Daryanto di lantai 20.

Pelaku pun ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka, masing-masing seorang PNS di Kementerian Perhubungan berinisial IAW dan RMY. Polisi menyimpulkan peluru di gedung DPR RI itu peluru nyasar yang berasal dari pistol pelaku saat latihan di Lapangan Tembak, Senayan, Jakarta Pusat.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini