nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

AHY Minta Kasus Penembakan di Gedung DPR Harus Dijelaskan Secara Rasional dan Logis

Rasyid Ridho , Jurnalis · Kamis 18 Oktober 2018 13:00 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 10 18 340 1965671 ahy-minta-kasus-penembakan-di-gedung-dpr-harus-dijelaskan-secara-rasional-dan-logis-JyiNK7NrpF.jpg Ketua Kogasma Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) Usai Konsolidasi dan Bimtek Caleg Demokrat se-Provinsi Banten (foto: Rasyid Ridho)

SERANG - Ketua Komando Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono meminta kepada pihak kepolisan untuk mengusut tuntas kasus penembakan yang terjadi di gedung DPR RI akhir-akhir ini.

"Saya tentunya mentut agar dilakukan investigasi secara utuh, dan bisa dijelaskan secara rasional, secara logis, mengapa adanya tembakan tersebut," kata pria yang akrab disapa AHY itu kepada wartawan, saat menghadiri Konsolidasi dan Bimtek Caleg Partai Demokrat se-Provinsi Banten di Kota Cilegon, Kamis (18/10/2018).

(Baca Juga: Tembakan ke Gedung DPR Apa Benar Peluru Nyasar?)

Penembakan di DPR	(foto: Ist)Penembakan di DPR (foto: Ist) 

Untuk itu, AHY berharap pihak kepolisan dapat melakukan invstigas secara menyeluruh sehingga terungkap siapa pelaku yang melakukan penembakan yang mengancam jiwa wakil rakyat. Sebab, keamanan, keselamatan anggota DPR yang juga warga negara menjadi hal utama.

"Termasuk mendatangkan ahli balistik untuk menjelaskan secara utuh bagaiaman itu bisa terjadi, dari mana arahnya, dan apa yang bisa mencegah kejadian itu tidak terjadi lagi," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, ruangan anggota Fraksi Demokrat Vivi Sumantri Jayabaya juga menjadi sasaran penembakan. Bahkan, Vivi mengaku trauma dan takut pasca terjadinya penembakan ke dalam ruang kerjanya.

"Saya enggak nyangka ada peluru nyasar, enggak engeh nempel dilemari pakaian saya. Trauma dong, takut," kata Vivi.

Aksi penembakan pertama kali terjadi pada Senin 15 Oktober 2018, sekira pukul 14.45 WIB. Saat itu, peluru menembus ruang kerja Wenny Waraouw dari fraksi Gerindra, serta jendela ruangan milik Anggota DPR dari Fraksi Golkar fraksi Partai Golkar Bambang Heri Purnama di lantai 13.

 

(Baca Juga: Polri: Ada 5 Tembakan ke Gedung DPR, tapi Peluru yang Ketemu 4)

Dua hari kemudian, pada Rabu 17 Oktober kemarin ditemukan lagi tiga peluru, masing-masing di ruang kerja anggota 10 Fraksi Demokrat Vivi Sumantri Jayabaya di lantai 10 dan Didik Mukriyanto lantai 9, serta anggota Fraksi PAN Totok Daryanto di lantai 20.

Kemudian, pada Selasa 16 Oktober kemairn, penyidik Polda Metro Jaya menetapkan dua orang berinisal IAW dan RMY sebagai tersangka insiden peluru nyasar ke ruang kerja anggota DPR. Kedua tersangka merupakan ASN Kemenhub itu diduga menembakkan peluru dari tempat lapangan menembak di bilangan Senayan, Jakarta.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini