nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Awan Tebal Ganggu Operasi Water Bombing di Hutan Gunung Merbabu

Taufik Budi, Jurnalis · Kamis 18 Oktober 2018 15:44 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 10 18 512 1965773 awan-tebal-ganggu-operasi-water-bombing-di-hutan-gunung-merbabu-gzJCIV10Rt.jpeg Kebakaran lahan di Gunung Merbabu (Foto: BPBD Semarang)

SEMARANG – Awan tebal dan angin kencang kembali menghambat operasi pemadaman api di kawasan hutan Gunung Merbabu. Helikopter tipe M18 yang melakukan pemboman air atau water bombing harus kembali mendarat karena awan tebal menghadang.

“Ini untuk water bombing tadi pukul 09.00 WIB sudah melakukan operasi 2 kali, tapi karena terhambat awan turun disertai angin lalu landing (mendarat) istirahat,” kata Kepala Pelaksana (Kalaks) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Semarang, Heru Subroto, Kamis (18/10/2018).

Atari 179 Titik Panas Se-Indonesia, BNPB Kerahkan 18 Heli Water Bombing

Ilustrasi

(Baca Juga: Tanggap Darurat Kebakaran Gunung Merbabu Diberlakukan Selama 14 Hari)

Helikopter milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) itu ditarik kembali ke Lanud Ahmad Yani Semarang sembari menunggu perkembangan cuaca. Hingga pukul 12.30 WIB, dilaporkan cuaca membaik hingga diputuskan helikopter mengudara lagi.

“Kemudian koordinasi dengan teman-teman di sana (lokasi titik api di Merbabu) cuaca memungkinkan (untuk melakukan water bombing lagi). Tapi nyatanya di sana awan turun lagi, hingga hanya bisa bombing satu kali dan kembali mendarat (ke Lanud),” terangnya.

Dia mengatakan, selain operasi pemadaman dari jalur udara, sekira 300 petugas gabungan TNI, Polri, dan lintas relawan terus melakukan penyekatan api. Mereka mempersenjatai diri dengan sabit dan parang untuk memotong ranting atau pohon agar tak tersulut api.

“Pemadaman personel gabungan secara manual masih terus dikerjakan. Ini kita masih menunggu cuaca membaik. Kalau memungkinkan dan belum gelap kita akan water bombing lagi, tapi kalau tidak bisa ya menunggu sampai besok pagi,” pungkasnya.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini