nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bijak Gunakan Gadget untuk Generasi Milenial

Vanni Firdaus Yuliandi, Jurnalis · Kamis 18 Oktober 2018 18:35 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 10 18 65 1965882 bijak-gunakan-gadget-untuk-generasi-milenial-fa5j2nEXc0.jpg Penggunaan Gadget (Foto: Huffington Post)

JAKARTA - Bicara soal gadget atau gawai di era sekarang, tentunya sangat dibutuhkan karena informasi yang serba cepat dan instan. Gadget juga sangat lazim di gunakan oleh masyarakat diseluruh dunia.

Reporter iNews TV David Silahooij mengatakan, generasi milenial tentu selalu membawa gadget kemanapun dan dimanapun. David mengatakan banyak efek samping apabila mempunyai gadget.

“Ada dua efek yaitu positif dan negatif. Untuk postifinya kalian bisa gunakan gadget untuk berbisnis online, untuk berkomunikasi, membangun jaringan atau komunitas, mempermudah akses informasi dan wawasan, serta hiburan. Efek negatifnya tentunya ada seperti penyebaran informasi hoax yang masih ramai di Indonesia,” ujarnya dalam rangka menyambut acara HUT MNC ke-29 di Universitas Al Azhar Indonesia, Kamis (18/10/2018)

Baca Juga: Youtuber Muda Alif B Force Beberkan Kunci Viral di Youtube, Gimana Caranya?

David menjelaskan hoax itu menyebar dari mulut ke mulut, misalnya bisa jadi dalam pertemanan. Jangan asal untuk menerima informasi yang belum tentu kebenarannya.

“Hati-hati dengan informasi yang diterima, harus double recheck. Dicheck dulu disemua website, apakah berita itu benar atau hoax belaka. Kemudian efek negatif menggunakan gadget yaitu adanya penipuan dan kejahatan. Jadi kalian harus hati-hati apabila menerima informasi yang aneh-aneh seperti sms dengan nomor yang tidak dikenal,”ucapnya.

Menurut data yang disajikan David terjadi peningkatan yang signifikan dalam penggunaan gadget pada tahun 2015 sekitar 55 juta dan tahun 2018 sekitar 100 juta. Indonesia masuk dalam urutan ke 4 setelah negara China, India, dan Amerika.

“Menggunakan gadget haruslah dengan bijak, jangan hanya menyimpan dokumen atau foto di local (memory card) tetapi di clouds (untuk iphone), gadget jangan dibawa tidur atau taruh di samping bantal, kalau dulu bilangnya nanti ada jaringan yang merangsang ke otak. Manfaatkan gadget sebagai alat untuk berkomunikasi dengan baik,”katanya.

Baca Juga: Wisuda 287 Mahasiswa, Rektor UAI: Hadapi Era Disrupsi Lulusan Harus Kreatif

David mengungkapkan, menggunakan gadget dapat menghasilkan uang, dia mencontohkan artis Indonesia seperti Atta Halilintar dan Ria Ricis yang sukses dengan gadget.

“Ria Ricis itu berpenghasilan Rp173 juta per bulan dan sekitar Rp2 miliar per tahun. Penghasilannya itu dari iklan atau endorsement,”ujarnya.

Lebih lanjut, David mengatakan peluang untuk berkembang bisa milenial lakukan dari youtube, yang merupakan salah satu tempat bagus untuk berkarya.

“Sekitar 85 responden menggunakan youtube untuk menonton video. Kemudian Facebook berada di posisi ke 4 untuk berkaya misalkan untuk menshare foto-foto supaya banyak orang yang melihat,”katanya.

(Feb)

David mengajak mahasiswa Universitas Al Azhar Indonesia untuk mulai menggunakan akun media sosialnya untuk berjualan atau menghasilkan uang.

“Untuk berjualan karya teman-teman, misalkan bermusik. Salah satu contohnya seperti Young Lex. Gunakan gadget kalian untuk membuat video yang inspiratif dan upload ke situs-situs video,”jelasnya

David juga memberikan sedikit informasi untuk membuat video yaitu tentukan ide dan temanya, shooting dan edit video supaya menarik untuk ditonton masyarakat.

“Lakukan itu semua sendiri dahulu, tentuin tema sendiri, shooting sendiri, ngedit video sendiri , ada banyak aplikasi edit video di gadget. Kalau sudah ada uang baru minta bantuan orang,”ujarnya.

Kemudian David menjelaskan teknik-teknik dasar membuat video ini ada enam hal utama yang harus diperhatikan.

“Prinsip 5w+1h. Informasi itu harus ada dalam satu video. Editing video sekarang juga sudah ada untuk gadget zaman now. Tentukan judul yang terbaik, jangan sampe judulnya tidak menarik nantinya tidak di klik. Untuk komposisi gambar tunjukkan kalau kita lagi berada di suatu tempat ada long shoot, medium long shoot, extreme long shoot dan lainnya. Angle atau sudut pandang juga penting. Selanjutnya edit video harus sesuai dengan susunan urutan kejadian, desain yang bagus dan enak untuk di tonton,” imbuhnya.

David berpesan untuk selalu bersikap positif terhadap gadget. Dia beranggapan bahwa gadget merupakan sarana penambahan nilai positif manusia, kita sekarang ini dituntut untuk bijak dan cerdas dalam memanfaatkan gadget dalam kehidupan manusia.

“Teruslah berpikir positif apabila memanfaatkan sosial media. Semoga teman-teman dapat menggunakan gadget dengan baik,”tutupnya

 (Feb)

1 / 2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini