nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Peluru Nyasar ke DPR dari Senjata Otomatis, Perbakin: Ada Kelalaian Pendamping

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis · Jum'at 19 Oktober 2018 14:11 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 10 19 337 1966213 peluru-nyasar-ke-dpr-dari-senjata-otomatis-perbakin-ada-kelalaian-pendamping-1BLoc4DTgv.jpg (Foto: Harits Tryan/Okezone)

JAKARTA - Ketua Persatuan Menembak Indoensia (Perbakin) DKI Jakarta Setyo Wasisto mengutarakan, seharusnya pistol jenis swicth auto yang digunakan oleh tersangka IAW dan RMY tidak bisa dipakai untuk olahraga menembak.

“Tapi prinsip begini, Perbakin tidak mengizinkan untuk senjata otomatis untuk olahraga, itu prinsip,” tegas Setyo di Lapangan Tembak, Senayan, Jakarta, Jumat (19/10/2018).

Setyo menambahkan, dalam aturan Perbakin tidak diperbolehkan menggunakan senjata otomatis. Sehingga ia tak memungkiri jika terdapat kelalaian dari petugas pendamping.

“Iya (ada kelalaian) dari organisasi kami, Perbakin, itu pelanggaran karena aturannya enggak boleh senjata otomatis ada digunakan untuk olahraga,” tegas dia.

Tersangka peluru nyasar.

Dijelaskan Setyo, pihak kepolisian juga sudah memeriksa pendamping yang menemani para tersangka.

(Baca juga: Kasus Peluru Nyasar ke Gedung DPR, 2 Tersangka Peragakan 25 Adegan)

“Sudah-sudah tapi bisa saja nanti diperiksa ulang. Iya, nanti saya minta penyidik untuk melakukan pendalaman,” tegasnya.

Polisi menggelar rekonstruksi kasus peluru nyasar ke Gedung DPR RI di Lapangan Tembak Senayan, Jakarta Pusat. Adapun terdapat 25 adegan dilakukan oleh tersangka IAW dan RMY.

Irjen Setyo yang menjabat Kadiv Humas Mabes Polri tidak membeberkan secara rinci apa saja ke-25 adegan itu. Dia hanya menjelaskan adegan dimulai dari keduanya datang ke lokasi, melakukan kegiatan latihan tembak di sana hingga akhirnya terjadi adegan peluru nyasar lalu diakhiri adegan keduanya pulang dari sana.

Setyo mengatakan, rekonstruksi ini dilakukan oleh dari Pihak Polda Metro Jaya. Dimana tujuan dari rekonstruksi ini adalah satu proses untuk membuat terang suatu perjara.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini