nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mengejutkan, Ternyata Mikroplastik Ditemukan dalam Feses Manusia

Vanni Firdaus Yuliandi, Jurnalis · Selasa 23 Oktober 2018 14:35 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 10 23 65 1967828 temuan-mengejutkan-ternyata-mikroplastik-dalam-feses-manusia-ndjgzMyxoI.png Ilustrasi (Foto: Reuters)

JAKARTA – Sekelompok peneliti Austria menemukan bukti bahwa mikroplastik seperti kepingan-kepingan, serat, atau pecahan plastik yang sangat kecil dapat ditemukan dalam kotoran manusia.

Para ilmuwan dari Badan Lingkungan Austria dan Universitas Kedokteran Wina menganalisis sampel kotoran delapan orang peserta dari seluruh dunia, termasuk Italia, Jepang, Polandia, Belanda, Rusia, Inggris, Finlandia, dan Austria.

Menurut penelitian, yang diterbitkan di United European Gastroenterology Journal, hingga sembilan jenis plastik ditemukan dalam sampel kotoran tersebut.

“Selama penelitian, para peserta mencatat apa yang mereka makan dalam satu minggu sebelum pengambilan sampel tinja mereka. Menurut penelitian, para peserta meminum minuman dari botol plastik dan juga mengkonsumsi makanan berbungkus plastik pada waktu itu sehingga semua delapan sampel tinja terbukti positif untuk mikroplastik,” tulisnya dalam United European Gastroenterology Journal, seperti dilansir Okezone dari Businessinsider.com, Selasa (23/10/2018).

Baca Juga: Kaji Penurunan Tanah Kota Semarang, Sabri Raih Gelar Doktor

Para peneliti mencatat bahwa mikroplastik tersebut dapat terbentuk ketika potongan plastik yang lebih besar terurai, kemudian dapat membantu mengirimkan bahan kimia beracun dan patogen ke dalam tubuh manusia. Dan para peneliti juga mencatat bahwa mereka dapat melemahkan respons imun usus.

Manufaktur plastik telah meroket di seluruh dunia dalam dua dekade terakhir ini, hampir setengah dari semua plastik yang pernah dibuat telah diproduksi pada abad ke-21. Tetapi hanya 20% plastik yang dapat didaur ulang, sebelumnya National Geographic melaporkan, masyarakat global rata-rata terus membeli hampir 1 juta botol plastik per menit.

Baca Juga: Dua Anak Bangsa Jadi Delegasi di Asia Student Summit 2018

Menurut salah satu studi, terdapat sekitar 18 miliar pon aliran plastik ke lautan setiap tahunnya. Setelah hewan laut mengkonsumsi beberapa plastik yang berada dilautan, manusia pun cenderung menelannya melalui hewan-hewan laut seperti tuna, udang, atau lobster. Selain itu, manusia cenderung mengkonsumsi plastik untuk barang-barang seperti produk makanan dari sistem pengolahan makanan.

Studi tersebut merupakan yang pertama menunjukkan keberadaan plastik di usus manusia, dan itu datang beberapa bulan setelah Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization ; WHO) mengumumkan akan menyelidiki efek potensial dari plastik pada kesehatan manusia.

Organisasi Kesehatan Dunia meluncurkan penyelidikan pada awal tahun ini setelah penelitian terpisah menemukan plastik dalam 90% botol air yang di uji (sekitar 259 botol).

Penelitian sebelumnya telah menunjukkan bahwa plastik ada dalam makanan dan minuman yang kita konsumsi, termasuk ikan dan air, meskipun masih belum jelas bagaimana mikroplastik mempengaruhi tubuh kita.

 (Feb)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini