nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Warga Minta Makam Otak Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Deliserdang Dipindah

Wahyudi Aulia Siregar, Jurnalis · Kamis 25 Oktober 2018 02:09 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 10 24 340 1968586 warga-minta-makam-otak-pelaku-pembunuhan-satu-keluarga-di-deliserdang-dipindah-YgmUaNRL0J.jpg Warga meminta agar makam Agus Hariadi, otak pembunuhan satu keluarga di Deliserdang, dipindah ke tempat lain. (Foto : Istimewa)

MEDAN – Puluhan warga Desa Patumbak Kampung, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara melakukan aksi unjukrasa di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Dusun VI, Desa Patumbak, Rabu (24/10/2018).

Mereka meletakkan sejumlah karton putih berisi pesan penolakan atas keberadaan salah satu makam baru di TPU tersebut. Makam itu adalah makam dari Agus Hariadi, tersangka otak pelaku pembunuhan satu keluarga Muhajir, manajer pabrik kacamata PT Domas Intiglas Perdana, di Tanjungmorawa, Deliserdang, Sumatera Utara, beberapa pekan lalu.

Jasad Agus dimakamkan di TPU tersebut pada Selasa, 24 Oktober 2018, sekira pukul 12.00 WIB. Pemakamannya tidak banyak diketahui warga. Karena hujan deras mengguyur kawasan itu saat pemakaman.

"Awalnya mereka bilang itu adalah orang sakit yang meninggal. Perutnya mau pecah. Makanya dimakamkan cepat," kata Tasmin Purba alias Wak Pokat, warga setempat.

Warga tahu kalau itu adalah mayat Agus setelah orangtua tirinya datang. Orangtua tiri Agus bercerita kalau anak mereka ditembak di Pekanbaru. Warga Tanjung Morawa menolak, sehingga Agus dimakamkan di Patumbak.

Makam Agus Hariadi, tersangka otak pembunuhan satu keluarga Muhajir, di Tanjungmorawa, Deliserdang, Sumatera Utara. (Istimewa)

"Kami tidak ingin jasad pembunuh itu dimakamkan. Takut ada bala yang akan terjadi di kampung kami. Kami minta agar makam ini dibongkar dan dipindahkan ke tempat lain,"tukasnya.

Untuk diketahui, Agus Hariadi adalah tersangka yang diduga menjadi otak pelaku pembunuhan Muhajir, 49; Suniati, 50 dan M Sholihin, 12. Agus ditangkap bersama rekannya R di Pekanbaru.

Agus terpaksa ditembak karena mencoba melawan petugas yang menangkapnya. R juga ditembak pada bagian kaki karena mencoba melarikan diri.

Selain Agus dan R, polisi juga menetapkan DN dan Y menjadi tersangka. DN adalah orang yang membantu membawa jasad ketiga korban dengan mobil dari kediaman mereka di Dusun III Gang Rambutan, Desa Bangun Sari, Tanjung Morawa, Deliserdang.

Jasad mereka dibuang ke sungai Belumai. Bahkan Suniati dan M Sholihin diduga dibuang dalam keadaan hidup-hidup.

(Baca Juga : Kasus Pembunuhan Satu Keluarga di Deliserdang, Polisi Tetapkan 3 Tersangka)

Seluruh tersangka yang hidup sudah diamankan polisi. Mereka mendalami kasus itu untuk melihat kemungkinan ada tersangka lain.

Pembunuhan itu dilatarbelakangi dendam. Tersangka yang berbadan tambun dendam kepada korban yang pernah mengolok-olok dirinya dengan sebutan "Rombongan Gajah".

(Baca Juga : Otak Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Deliserdang Ditembak Mati)

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini