nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Komandan Seskoal Paparkan Kolaborasi Angkatan Laut dan Coast Guard untuk Blue Economy

Andrea Heschaida Nugroho, Jurnalis · Rabu 24 Oktober 2018 09:45 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 10 24 65 1968172 komandan-seskoal-paparkan-kolaborasi-angkatan-laut-dan-coast-guard-untuk-blue-economy-ewra6OUC40.jpg Foto: Komandan Seskoal di Sri Lanka (Dok Seskoal)

SRI LANKA - Komandan Sekolah Staf dan Komando TNI Angkatan Laut (Seskoal) Laksamana Muda TNI DR. Amarulla Octavian, S.T., M.Sc., D.E.S.D. menghadiri konferensi maritim internasional selama dua hari pada tanggal 22-23 Oktober 2018 di Colombo, Sri Lanka.

Konferensi tersebut diselenggarakan oleh Kementerian Pertahanan bersama Angkatan Laut Sri Lanka yang dikenal sebagai Galle Dialogue 2018 dengan tema Synergizing for Collaborative Maritime Management.

Baca Juga: Komandan Seskoal Ingatkan Pentingnya Kerjasama Keamanan Maritim di Samudera Hindia

Komandan Seskoal memaparkan kolaborasi Angkatan Laut dan Coast Guard negara-negara yang tergabung ke dalam Indian Ocean Rim Association (IORA) dan India Ocean Naval Symposium (IONS) untuk menjaga ekosistem kelautan dan sumberdaya hayati maritim sebagai sumber pertumbuhan ekonomi (Blue Economy).

"Kolaborasi kedua institusi tersebut juga selaras dengan dengan kepentingan global dan program PBB, yakni Sustainable Development Goals (SDG) sekaligus wujud visi Poros Maritim Dunia sebagai kebijakan Presiden Joko Widodo," katanya seperti dikutip dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Rabu (24/10/2018).

 

Di tengah konferensi, Komandan Seskoal juga melaksanakan bilateral meeting dengan Kasal Sri Lanka, Wakasal India dan Kepala Dinas Operasi Kasal Rusia.

Sekadar informasi, konferensi dibuka secara resmi oleh Presiden Sri Lanka Bapak Maithripala Sirisena dan dihadiri para pejabat pemerintah Sri Lanka termasuk Menteri Pertahanan, penasehat kepresidenan, ketiga Komandan Angkatan Darat, Angkatan Laut dan Angkatan Udara, Komandan Coast Guard dan Komandan Kepolisian dengan peserta sekitar 300 orang.

 Baca Juga: Komandan Seskoal Serukan Kerja Sama Internasional Hadapi Unmanned System di Laut

Konferensi terbagi ke dalam enam sesi dengan pembicara dari perwakilan Angkatan Laut, perwakilan organisasi internasional dan perwakilan perguruan tinggi. Dari 89 Perwira Tinggi perwakilan 52 negara dipilih 14 negara sebagai pembicara, yakni dari tuan rumah Sri Lanka, India, Cina, Rusia, Amerika Serikat, Indonesia, Inggris, Perancis, Jepang, Kanada, Australia, Bangladesh, Pakistan dan Malaysia.

Dari 22 perwakilan organisasi internasional, dipilih empat pembicara dari UNODC, ICRC, National Maritime Foundation (NMF), dan United Service Institution of India (USII). Dari 25 akademisi perwakilan dari 11 perguruan tinggi, dipilih tiga profesor dari University of Copenhagen, University of Wollongong dan National University of Singapore. Satu pembicara lagi dari pemerintah Sri Lanka, yaitu dari Marine Environment Protection Authority (MEPA).

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini