nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jumlah Mahasiswa Asing di Amerika Mendadak Turun, Apa Penyebabnya?

Andrea Heschaida Nugroho, Jurnalis · Rabu 24 Oktober 2018 15:02 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 10 24 65 1968324 jumlah-mahasiswa-asing-di-amerika-mendadak-turun-apa-penyebabnya-cNoFdX6TKD.jpeg Milenial (Ilustrasi: Shutterstock)

JAKARTA – Jumlah mahasiswa yang mendaftarkan diri di kampus Amerika Serikat mengalami penurunan. Hal ini tercermin dari penurunan visa mahasiswa di Amerika Serikat.

Dilansir dari Huffington Post (24/10/18), para Ahli menyatakan adanya perubahan besar di sistem pendidikan tinggi. Undang-undang yang dibuat oleh Presiden Donald Trump mengakibatkan mahasiswa yang berasal dari China, India, dan negara lainnya memilih untuk mendaftar di negara lain. University of Central Missouri meluluskan sekitar 2.700 mahasiswa yang berasal dari luar negeri pada tahun 2015 dan menurun pada tahun ini dengan jumlah sekitar 900 orang. Karena adanya alasan ini pihak universitas mengurangi jumlah pengajar, program studi, dan tim atletiknya.

Baca Juga: 25 Universitas Amerika Serikat Siap Tampung Mahasiswa Indonesia

Jumlah keseluruhan mahasiswa menurut survei dari Institute of International Education pada tahun 2016-2017 meningkat hingga 900.000 orang, namun mahasiswa yang berasal dari luar negeri menurun sebanyak 3% dan mampu mencapai 7% pada tahun 2017-2018. Begitu pula dengan halnya visa. Terjadi penurunan sebanyak 17% pada tahun 2016-2017 untuk visa mahasiswa yang berasal dari luar negeri.

kmapus

Salah satu adviser Institute of International Education Rajika Bhandari menyatakan terdapat tiga faktor utama yang menyebabkan terjadinya jumlah penurunan mahasiswa luar negeri di Amerika Serikat. Alasan pertama adalah penurunan skala beasiswa luar negeri yang diberikan pemerintah Brasil dan Arab Saudi kepada sepuluh ribu mahasiswanya.

Baca Juga: Universitas New York Tawarkan Kuliah Kedokteran Gratis

Alasan kedua, negara lain seperti Australia, Kanada, dan Jerman meningkatkan kinerja pendidikannya sehingga membuat para mahasiswa lebih memilih negara-negara ini sebagai destinasi pendidikannya dari pada AS, serta akses mudah bagi para mahasiswa untuk tetap tinggal dan bekerja di negara tersebut setelah lulus.

Dan yang terakhir adalah pembatasan visa luar negeri bagi para mahasiswa dan undang-undang Trump dalam mengurangi jumlah imigran membuat para mahasiswa jera untuk menempuh edukasi di sana (AS).

 kampus

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini