nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Minta Bantuan Orangtua untuk Cari Kerja, Kenapa Tidak?

Sabtu 27 Oktober 2018 07:35 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 10 26 65 1969386 minta-bantuan-orangtua-untuk-cari-kerja-kenapa-tidak-OUg0y7rDzS.jpg Ilustrasi: Foto Shutterstock

JAKARTA - Proses pencarian kerja adalah satu tantangan tersendiri buat Anda yang baru lulus kuliah. Anda akan sibuk mencari lowongan dari banyak sumber, mengikuti berbagai bursa kerja, mencari jaringan baru pada pertemuan alumni, hingga meminta tolong dosen pembimbing sebagai mentor. Padahal, ada satu sumber bantuan yang sangat dekat dan bisa menolong Anda setiap saat: orangtua sendiri.

Meminta bantuan orangtua untuk mencari kerja bukan berarti memanfaatkan nama besar dan koneksi ayah atau ibu agar Anda bisa bekerja di satu perusahaan. Tidak, ini bukan seperti nepotisme.

Baca Juga: 7 Lowongan Pekerjaan bagi Lulusan SMA dan SMK

Berikut beberapa bentuk bantuan dari orangtua sendiri yang bisa Anda manfaatkan selama proses mencari kerja seperti dikutip Qerja, Jakarta, Sabtu (26/10/2018).

Meminta Saran

Orangtua adalah sosok yang paling tahu tentang diri Anda. Mereka memahami kekurangan dan kelebihan, passion, dan impian Anda. Mereka bisa mengarahkan Anda kepada peran dan pekerjaan yang tepat. Bahkan, sebagian orangtua mengetahui informasi lowongan kerja yang cocok untuk Anda dan berlokasi di dalam kota. Kabar baiknya, orangtua selalu ada untuk Anda.

Tetapi, Anda perlu hati-hati dalam memahami saran dan masukan orangtua. Terkadang, mereka juga punya keinginan yang bisa membuat Anda berbelok dari tujuan utama. Jadi, setelah mendapat saran, Anda perlu menyaring nasihat tersebut dan tetap mengambil keputusan secara mandiri.

 Baca Juga: Ada Lowongan Kerja Jadi Pramugara atau Pramugari, Minat?

Manfaatkan Jaringan Orangtua

Orangtua Anda adalah bagian dari satu komunitas masyarakat. Orangtua yang bekerja punya jaringan profesional yang terdiri dari teman-teman satu bidang pekerjaan yang sama. Orangtua Anda juga merupakan alumni satu sekolah dan punya kawan dari beragam profesi. Jadi, Anda bisa saja mendapat informasi pekerjaan impian dari teman ayah, tetangga yang akrab dengan ibu, atau sesama orangtua murid di sekolah adik.

Anda bisa meminta bantuan orangtua agar bisa berkenalan dengan salah seorang dari jaringan yang mungkin bisa menjadi jembatan menuju pekerjaan impian. Biarkan orangtua yang memperkenalkan Anda secara profesional seperti memberikan alamat email, atau mengatur pertemuan dengan orang tertentu. Selebihnya, Anda harus berjuang sendiri.

 

Meminta Masukan Profesional

Orangtua yang bekerja di perusahaan selama bertahun-tahun bisa memberikan Anda saran profesional untuk memasuki dunia kerja, selama proses mencari kerja, dan menaiki tangga karir. Bahkan, orangtua yang menjadi wirausahawan sekali pun bisa memberi masukan tentang bersikap profesional menghadapi orang lain yang duduk di posisi tinggi, hingga klien.

Anda dapat meminta masukan profesional dari orangtua mulai dari latihan wawancara kerja, kisi-kisi psikotes, hingga memilih satu dari beberapa tawaran pekerjaan.

 

Evaluasi Kompensasi

Ketika sudah memasuki tahap negosiasi gaji, Anda mungkin merasa bingung untuk menentukan nilai yang tepat. Terkadang, permintaan gaji besar tidak selalu baik. Anda bisa berhitung ulang dan menimbang berbagai kompensasi di luar gaji agar bisa memenagkan negosiasi.

Orangtua yang sudah berpengalaman dalam hidup bisa membantu Anda membuat anggaran untik menghitung gaji potensial. Mereka bisa mengarahkan Anda untuk memastikan penghasilan tersebut bisa membiayai pengeluaran sehari-hari, menabung, dan simpanan pensiun.

Sebagai seorang profesional, Anda selalu bisa mengandalkan orangtua untuk mendapatkan masukan dari pengetahuan dan pengalaman hidup. Tetapi, pada akhirnya keputusan harus ditentukan sendiri

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini