nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Rescue Perindo Fogging Permukiman Warga di Daerah Rawan DBD di Bengkulu Utara

Demon Fajri, Jurnalis · Sabtu 27 Oktober 2018 20:06 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 10 27 340 1969814 rescue-perindo-fogging-permukiman-warga-di-daerah-rawan-dbd-di-bengkulu-utara-VyijojiNxv.JPG Rescue Perindo fogging permukiman warga di Desa Karang Anyar I dan II, Kecamatan Argamakmur, Bengkulu Utara, Sabtu (27/10/2018). (Foto : Demon Fajri/Okezone)

BENGKULU – Pemukiman penduduk di Kabupaten Bengkulu Utara Provinsi Bengkulu, di "Asapi", tim dewan pimpinan wilayah (DPW) Rescue Perindo, dewan pimpinan daerah (DPD) Perindo Kabupaten Bengkulu Utara, Sabtu (27/10/2018).

Puluhan pemukiman penduduk yang di-fogging atau pengasapan itu digelar didua desa di Kecamatan Argamakmur. Tepatnya, di desa Karang Anyar I dan Karang Anyar II. Dua wilayah tersebut diketahui terserang penyakit demam berdarah dangue (DBD).

Salah satunya di Desa Karang Anyar I Kecamatan Argamakmur. Wabah DBD itu menyerang salah satu bocah, pasangan suami istri (pasutri), Agusman (38) dan Karlinda (37), atas nama, Putra Rejsal (10).

Disampaikan Agusman, anaknya positif DBD. Di mana anaknya keduanya itu sempat di rawat di rumah sakit umum daerah Argamakmur Kabupaten Bengkulu Utara, selama satu minggu.

Saat ini, kata dia, anaknya tersebut masih mengkonsumsi obat yang diberikan tim medis RSUD. Selain itu, lanjut Agusman, anaknya akan kembali check up, pada Selasa 30 Oktober 2018.

"Anak saya baru saja keluar dari rumah sakit. Positif DBD. Dia (Putra) masih mengkonsumsi obat dari rumah sakit," kata Agusman didampingi istrinya, Karlinda, di kediamannya, Sabtu (27/10/2018).

Terkait hal tersebut, lanjut Agusman, pihaknya meminta adanya fogging dari partai Perindo di wilayahnya. Sebab, kata dia, fogging tersebut dapat mencegah penyebaran jentik nyamuk DBD di pemukiman penduduk.

"Saya kemarin meminta fogging dari salah satu pengurus DPD Partai Bengkulu Utara. Alhamdulilah, langsung di respon cepat dan hari ini langsung di fogging," jelas Agusman.

Fogging di desa Karang Anyar I dan II kecamatan Argamakmur Kabupaten Bengkulu Utara. (Foto : Demon Fajri/Okezone)

Agusman mengaku, selama ini di desanya belum ada di lakukan oleh Pemerintah daerah setempat. Dengan adanya respon cepat ini fogging dari Perindo dapat berkelanjutan agar wabah DBD di sedang dapat di cegah.

"Kemarin, saya meminta agar di desa kami ini di fogging. Ini salah satu menengah penyebaran DBD," sampai Agusman.

Ditambahkan, Kepala Desa Karang Anyar Kecamatan Argamakmur, Saipul Amri, fogging salah satu langkah untuk mengurangi wabah penyebaran DBD. Di desa ini, sampai Saipul, sudah banyak masyarakat yang terjangkit DBD. Hanya saja, belum ada tindakan secara nyata dari Pemerintah.

Dengan adanya fogging dari Perindo, jelas Saipul, dapat menyelamatkan masyarakat Karang Anyar I, khususnya dari wabah DBD.

Di desa Karang Anyar, sambung Saipul, sudah beberapa kasus terjangkit DBD. Namun, belum ada tindakan serius dari Pemerintah Daerah untuk menggelar fogging atau lainnya.

"Wabah DBD sangat berbahaya, makanya kami meminta bantuan Perindo untuk membantu pengasapan. Ini dapat menyelamatkan masyarakat dari wabah DBD. Kalau bisa ini berkesinambungan," sampai Saipul.

Sementara itu, Ketua dewan pimpinan wilayah (DPW) Rescue Provinsi Bengkulu, Delta Madya menyampaikan, fogging merupakan program andalan dari Partai Perindo, sehingga cepat merespon setiap kasus DBD yang terjadi di provinsi berjuluk "Bumi Rafflesia".

"Ini program andalan kita. Fogging di Bengkulu Utara salah satu tanggap cepat terhadap wabah DBD yang sudah menyerang masyarakat," kata Delta.

Dilanjutkan Ketua DPW Partai Perindo Provinsi Bengkulu, Yurman Hamedi, Perindo hadir untuk masyarakat dan akan terus turun ke lapangan secara langsung.

Fogging didua desa di Kecamatan Argamakmur, jelas Yurman, salah satu tanggap cepat terhadap laporan masyarakat yang sudah terjangkit DBD. Selain itu, adanya permintaan di wilayah tersebut untuk di fogging guna mencegah penyebaran jentik nyamuk DBD.

(Baca Juga : Sebar Kampanye Produktif, Perindo Beri Ilmu Masak ke Caleg DPR RI)

"Ini respon cepat dari laporan masyarakat, adanya laporan yang sudah terjangkit DBD," demikian Yurman.

Sebelumnya, tim Rescue Perindo menggelar fogging di desa Air Muring Kecamatan Putri Hijau Kabupaten Bengkulu Utara, pagi tadi. Tidak kurang dari belasan pemukiman penduduk di wilayah itu di "asapi" tim Rescue.

(Baca Juga : Basmi Nyamuk Penyebab DBD, Rescue Perindo Asapi 700 Rumah di Ciputat Timur)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini