nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kapolda Banten ke Pemuda: Jaga NKRI dan Pancasila!

Rasyid Ridho , Jurnalis · Selasa 30 Oktober 2018 23:12 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 10 30 340 1971190 kapolda-banten-ke-pemuda-jaga-nkri-dan-pancasila-8Qe7qcDe9z.jpeg Foto: Rasyid/Sindonews

SERANG - Kapolda Banten Brigjen Teddy Minahasa Putra meminta kepada pemuda untuk bersama-sama menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Pancasila. Hal tersebut dikatakan saat menghadiri kirab merah putih dalam rangka Hari Pemuda ke 90.

"Apabila ada upaya menggantikan ideoligi pancasila, para pemuda saya ketok hatinya untuk bangkit melawan itu semua,” kata Teddy kepada wartawan di Alun-alun Kota Serang, Selasa (30/10/2018).

Menurutnya, bangsa Indonesia lahir dan didirikan atas kesepakatan dari tokoh ulama dan para pemuda dan seluruh elemen.

“Satu konteks kebangsaan yaitu bangsa Indonesia, satu konteks tanah air Indonesia, dalam konteks bahasa persatuan yaitu bahasa Indonesia,” ujarnya.

 (Baca juga: Hary Tanoe: Pemuda Harus Berjuang agar Indonesia Maju)

Mantan ajudan Wapres Jusuf Kalla itu menegaskan, seluruh elemen masyarakat sudah bersepakat menjaga persatuaan bangsa, mempertahankan keutuhan NKRI dan kondusifitas keamanan khususnya di Banten.

Sementara itu, Ketua DPRD Banten Asep Rahmatullah dalam orasi Kebangsaannya mengungkapkan jika kegiatan Kirap Merah putih tersebut merupakan refleksi perjuangan pemuda 90 tahun lalu.

“Pemuda itu sakti, bhakti, dan bukti. Kalau dalam bahasa Jawanya Tri Koro Dharmo. Itu dari gerakan pemuda yang tadinya kecil, ada yong Jawa, yong Sumatera dan yong Sunda, ketika bergerak sendiri-sendiri untuk memerdekakan ini berat.” kata Asep Rahmatullah.

(Baca juga: TNI: Pemuda Jangan Berpangku Tangan Hadapi Permasalahan Bangsa)

Karena itu, Kongres Pemuda tahun 1928 itulah yang kemudian menjadi cikal bakal perjuangan pemuda.

“Perjuangan pemuda yang kurang dari 20 tahun mampu melakukan kesaktiannya menculik tokoh bangsa Bung Karno dan Bung Hatta untuk memproklamirkan Negara Kesatuan Republik

Indonesia di Rengkas Dengklok. Inilah bagian untuk mengingat dan mengembalikan sprit para pemuda pejuang dahulu, sekarang ini pemuda tinggal baktinya menjaga NKRI,” ujar Asep.

Salah satu peserta kirab Jalaludin mengaku, sebagai pemuda, saat ini sudah selayaknya berperan aktif menjaga NKRI yang sudah diperjuangkan para pahlawan.

"Caranya bermacam-macam, yang sederhana dengan mengisi kemerdekaan dengan hal-hal yang postif dan jauhi yang negatif," kata santri salafiah asal Pandeglang.

Sebagai simbol peringatan Sumpah pemuda, Kapolda Banten, Ketua DPRD Banten, dan berbagai perwakilan instansi, organisasi dan elemen masyarakat mengucapkan Ikrar Sumpah Pemuda.

Mereka juga bersama puluhan ribu peserta Kirap Merah putih melakukan kirap bersama melintasi sejumlah jalan utama Kota Serang dan kemudian kembali ke alun-alun Barat.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini