nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

3 ABK WNI Diculik di Perairan Kongo

Rahman Asmardika, Jurnalis · Kamis 01 November 2018 18:31 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 11 01 18 1972114 3-abk-wni-diculik-di-perairan-kongo-lXhOtC3l1v.jpg Kapal supply tug berbendera Singapura, ARK TZE. (Kemlu)

JAKARTA - Tiga awak buah kapal warga negara Indonesia (WNI) menjadi korban pembajakan hingga diculik di perairan Republik Kongo, pada 29 Oktober pukul 04.310 waktu setempat. Selain ketiga WNI itu, satu awak kapal lain berkewarganegaraan Ukraina juga jadi korban penculikan.

Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia (PWNI-BHI) Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, Lalu Muhammad Iqbal, mengatakan, kapal supply tug berbendera Singapura, yaitu ARK TZE dibajak. Keempat awak kapal itu dikemudian dipindahkan ke kapal tanker berbendera Panama, Anuket Amber. Kapal itu, kata, Lalu, telah dikuasai pembajak.

"Pembajak menculik 4 ABK Kapal tersebut (1 WN Ukraina dan 3 WNI) dan memindahkannya ke kapal tanker berbendera Panama, Anuket Amber, yang dikuasai pembajak," kata Lalu dalam keterangan tertulisnya kepada Okezone, Kamis (1/11/2018).

Ilustrasi

Ia menjelaskan, saat peristiwa terjadi, kapal ARK TZE itu diawaki oleh 15 orang. Rinciannya, 12 awak WNI, 2 WN Myanmar, dan 1 WN Ukraina. Selain keempat orang yang diculik itu, 11 lainnya selamat, termasuk 9 WNI.

"9 WNI lainnya yang selamat dari penculikan akan segera dipulangkan atas permintaan mereka sendiri," ucap Lalu.

(Baca Juga : Penculik Filipina Minta Tebusan Rp14,4 M untuk Bebaskan Dua Nelayan Indonesia yang Disandera)

Ia menjelaskan, pihaknya berkoordinasi dengan perusahaan terus berkomunikasi untuk mengatasi aksi penculikan tersebut.

Saat ini, Lalu mengatakan, Kemlu sudah berkomunikasi dengan para keluarga awak kapal yang diculik.

(Baca Juga : Indonesia 'Tak Akan Bayar Uang Tebusan' untuk Bebaskan Dua WNI yang Diculik di Malaysia)

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini