nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Inovator Muda Ditantang Wujudkan RI Jadi 10 Negara dengan Ekonomi Terbesar

Taufik Fajar, Jurnalis · Kamis 01 November 2018 20:39 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 11 01 65 1972177 inovator-muda-ditantang-wujudkan-ri-jadi-10-negara-dengan-ekonomi-terbesar-fu93LvylYO.jpg Ilustrasi: Foto Shutterstock

JAKARTA - Kedutaan Besar Inggris di Indonesia menyambut 24 inovator Indonesia yang telah melakukan pelatihan intensif selama dua minggu di Inggris.

Melalui program The Newton Fund, the Royal Academy of Engineering (RAEng), berkerjasama dengan Kemenristekdikti di bawah program Leader in Innovation Fellowships (LIF).

Kegiatan itu, untuk memberikan para teknisi muda dengan keterampilan dalam komersialisasi produk. Setelah itu selama 12 bulan ke depan untuk mengembangkan start-up mereka sendiri lebih lanjut.

 Baca Juga: Hari Inovasi, Rumah Masa Depan Dual Power Besutan FT UI

Inggris dan Indonesia mendukung ilmu pengetahuan, teknologi peneliti dan inovasi yang sangat baik. Indonesia dan Inggris juga bekerjasama dalam berbagai topik yang secara langsung memengaruhi orang Indonesia.

Duta Besar Inggris untuk Indonesia Moazzam Malik mengatakan, Inggris tetap menjadi rumah bagi teknologi ilmu pengetahuan dan sektor inovasi yang dapat memberikan solusi untuk tantangan global.

"Kemitraan antara Inggris dan Indonesia sangat penting untuk investasi di masa depan kita bersama dan sama-sama untuk mendukung perjalanan Indonesia menjadi 10 besar ekonomi terbesar di dunia. Saya senang menyambut para inovator berbakat ini dan mencari inspirasi untuk melihat kontribusi positif mereka bagi pembangunan Indonesia. Selamat datang di rumah," ujarnya di Kedutaan Inggris untuk Indonesia, Jakarta, Kamis (1/11/2018).

Sementara itu, Direktur Jenderal (Dirjen) Penguatan inovasi Kemenristekdikti Jumain Appe menyatakan, dalam kolaborasi bersama dengan komunitas riset Inggris di bawah inisiatif Newton Fund initiative, Indonesia akan dapat meningkatkan inovator berbakat.

"Kami sendiri untuk menghadapi tantangan dalam pembangunan di Indonesia dapat bersaing dengan negara lain melalui inovasi," ungkapanya.

 Baca Juga: Hari Inovasi, Kini Robot pun Punya Sentuhan Emosi

Kemenristekdikti dan RAEng saat ini telah melakukan seleksi memilih 12 inovator Indonesia lainnya untuk bergabung dengan program LIF 2019 pada 15-23 Januari di London Inggris.

Pelatihan intensif akan sepenuhnya didanai oleh REAng dan kemenristekdikti akan memberikan hibah inovasi untuk inovator yang dipilih.

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini