nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Penculik 3 WNI di Perairan Kongo Disebut Pakai "Kapal Hantu"

Agregasi BBC Indonesia, Jurnalis · Jum'at 02 November 2018 06:50 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 11 02 18 1972267 penculik-3-wni-di-perairan-kongo-disebut-pakai-kapal-hantu-MGVmSBFqla.jpg Kapal ARK TZE (Foto: Kemlu)

EMPAT anak buah kapal Singapura diculik di perarian Kongo, tiga orang di antaranya adalah Warga Negara Indonesia (WNI), sementara satu orang lagi asal Ukraina.

Pembajak tersebut memindahkan mereka ke kapal tanker berbendara Panama, Anuket, kata Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia, Kementerian Luar Negeri, Lalu Muhammad Iqbal.

Ketiga WNI tersebut masih tidak diketahui keberadaannya karena berada di kapal besar yang tak mengeluarkan sinyal antara Kongo dan Nigeria, Afrika, kata pejabat kedutaan Indonesia di Abuja. Tiga anak buah kapal Indonesia ini termasuk 15 ABK kapal ARK TZE yang diserang pada tanggal 29 Oktober lalu.

Kapal yang menyerang dan menculik ini cukup besar, namun tak mengeluarkan sinyal apapun kata Isman Pasya, fungsi konsuler kedutaan Indonesia di Abuja, Nigeria.

(Baca Juga: 3 ABK WNI Diculik di Perairan Kongo)

"Di mana posisinya sedang ada di mana, kecepatan berapa, secara teori bisa dilacak keberadaan kapal, saya sebut kapal hantu karena tak punya informasi apapun sampai menit ini....(Diperkirakan) masih ada di laut sekitar Nigeria dan Kongo," kata Isman.

"Kapal akan melewati beberapa negara. Kami mencoba membangun informasi dengan pihak-pihak sekitaran sini."

Sejauh ini, pihaknya juga belum mendapat informasi terkait apa yang dituntut oleh pihak yang menyerang dan menculik ABK.

Isman juga mengatakan pihaknya melakukan kontak dengan pemerintah Kongo dan Nigeria untuk melacak kapal yang menculik WNI ini.

Sementara 11 ABK lain, termasuk sembilan WNI yang telah dibebaskan dan saat ini berada di perairan dekat Pointe Noire, Republik Kongo, menurut situs Marine Traffic.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini