nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Basmi Demam Berdarah, Rescue Perindo Sumsel Sisir Perkampungan TPA

Mewan Haqulana , Jurnalis · Jum'at 02 November 2018 19:19 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 11 02 610 1972604 basmi-demam-berdarah-rescue-perindo-sumsel-sisir-perkampungan-tpa-tz6Ou24quk.jpg

PALEMBANG - Rescue DPW Partai Perindo Sumatera Selatan menerjunkan pasukan membasmi nyamuk di pemukiman sekitar kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah, Sukmawinatan Kecamatan Sukarame Palembang, Jumat (2/10/2018).

Jasmadi, Caleg DPRD Provinsi Sumsel dari Partai Perindo mengatakan, pemukiman di Sukawinatan sangat rawan Demam Berdarah. Pasalnya, daerah ini sangat dekat dengan pembuang akhir sampah. Apalagi memasuki masa peralihan musim seperti sekarang, hujan yang turun menimbulkan banyak genangan, menjadi tempat berkembang biak nyamuk demam berdarah.

"Sudah ada sejumlah warga yang terpaksa dirawat intensif di rumah sakit, karena terjangkit DBD," katanya.

Sebagai antisipasi awal, Perindo menurunkan tim rescue melakukan foging ke rumah-rumah warga, selokan, fasilitas umum dan gotong royong membersihkan lingkungan dengan warga setempat, membasmi nyamuk.

"Kita tidak ingin, ada warga yang harus dirawat lagi karena DBD," katanya.

Selanjutnya, dia mengingatkan pada warga setempat agar menjaga hidup bersih dan sehat, singkirkan bahan bekas yang menimbulkan genangan, sering-sering kuras bak mandi, tutup tempat penampungan air, taburkan bubuk abate dan bila perlu peliharalah ikan cupang di dalam bak, guna mencegah nyamuk bertelur.

"Sebaiknya juga gunakan kelambu atau anti nyamuk lainnya, terutama untuk anak-anak," ajaknya.

Sementara itu, Ketua dan Litbang IT Rescue DPW Perindo Sumsel A Mada Taufik mengatakan, pengasapan ini merupakan salah satu program Perindo yang langsung menyentuh masyarakat. Selain itu, Perindo juga menyiapkan ambulance geratis yang siap setiap saat membantu warga, ada juga program tanggap bencana, berobat berat ia dan lain-lain.

"Pada prinsipnya, Perindo hadir dari masyarakat dan sebesar-besarnya untuk kemaslahatan masyarakat banyak," pungkasnya.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini