nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Berkat D'Loker, Kini Penyandang Disabilitas Bisa Dimudahkan Mencari Kerja

Vanni Firdaus Yuliandi, Jurnalis · Jum'at 02 November 2018 13:52 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 11 02 65 1972410 berkat-d-loker-kini-penyandang-disabilitas-bisa-dimudahkan-mencari-kerja-Y1UDLL9a2g.jpg Mahasiswa Universitas Brawijaya (Foto: Website Universitas Brawijaya)

JAKARTA – Pada pasal 27 (2) UUD 1945 dijelaskan bahwa tiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan. Dengan demikian maka seluruh warga negara termasuk penyandang disabilitas memiliki hak yang sama atas pekerjaan dan penghidupan yang layak. Hal ini dipertegas pula dalam UU No.8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas yang menjelaskan bahwa mempekerjakan penyandang disabilitas harus didasarkan pada hak (human right).

Di mana diatur untuk instansi atau perusahaan pemerintah, pemerintah daerah, BUMN dan BUMD wajib mempekerjakan penyandang disabilitas minimal 2% dari total pegawai sedangkan untuk perusahaan swasta wajib mempekerjakan penyandang disabilitas minimal 1% dari total pegawai.

Baca Juga: Mahasiswa UB Raih Medali Emas pada Ajang Kompetensi Internasional

Sangat disayangkan hal ini belum benar-benar terlaksana dan diimplementasikan dengan baik di Indonesia, sehingga penyandang disabilitas masih sering kali menjumpai kendala dalam menemukan pekerjaan.

Melihat permasalahan tersebut, tiga mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya (UB) merancang suatu sistem yang diberi nama D’Loker.

Ketiga mahasiswa tersebut adalah Renaldy Sabdo Jati Purboningrat (Sistem Informasi 2016), Alexander Krisna Giri Wicaksono (Teknik Informatika 2016) dan Imam Farouqi Faisal (Teknik Informatika 2016). Dibawah bimbingan dosen Filkom UB Hanifah Muslimah Az-Zahra, S.Sn., M.Ds. mereka membuat aplikasi D’Loker.

dloker

Renaldy mengatakan D’Loker dirancang dan dibuat dalam rupa sebuah aplikasi yang nantinya akan memudahkan penyandang disabilitas untuk menemukan berbagai informasi terkait lowongan pekerjaan, sehingga kemudian bisa mendapatkan pekerjaan sesuai dengan keterampilan dan keterbatasan yang mereka miliki.

“Mekanisme dari D’Loker sendiri cukup sederhana. D’Loker dibuat dalam dua versi. Versi pertama adalah aplikasi yang digunakan oleh pelamar pekerjaan. Pada aplikasi untuk pelamar pekerjaan, penyandang disabilitas akan melakukan registrasi dengan mengisikan data diri, melengkapi profil dan mengunggah foto diri. Setelah data diri terpenuhi, pelamar dapat secara aktif mencari lowongan pekerjaan yang tersedia pada aplikasi D’Loker,” ujarnya yang dikutip Okezone dari laman UB, Jumat (2/11/2018).

Baca Juga: Terinspirasi dari Hiportemia, Mahasiswa RI Ciptakan Jaket Suhu Badan

Selain itu, tambah Renaldy pada D’Loker juga ditanamkan beberapa fitur yang akan mempermudah pelamar untuk mendapatkan pekerjaan. Di mana fitur-fitur tersebut antara lain fitur pengiriman CV, history dan bookmark lowongan pekerjaan.

“Untuk versi kedua adalah aplikasi D’Loker bagi perusahaan atau instansi yang memberikan lowongan pekerjaan. Bagi perusahaan dan instansi, aplikasi ini akan mempermudah penyebaran informasi, serta dapat menghemat waktu dan biaya,” katanya.

Atas hasil karyanya tersebut Renaldy dan kedua rekannya berhasil meraih juara 3 kategori Apps Today dalam kompetisi IT Today 2018 di Bogor pada 15-16 September 2018 lalu.

Untuk diketahui IT Today adalah kompetisi IT tingkat nasional tahunan yang diselenggarakan oleh IPB. Di mana terdapat tiga kategori yang diperlombakan, meliputi kategori Apps Today, Hack Today dan Business IT Case.

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini