nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

UNS Kelola Hutan Bromo

Agregasi KR Jogja, Jurnalis · Sabtu 03 November 2018 20:43 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 11 03 65 1972958 uns-kelola-hutan-bromo-jyH2KCYnu9.jpg Foto: Dirjen Sigit dan Rektor Ravik membuka selubung UPT Diklat (KRjogja)

KARANGANYAR - Sebagian kawasan hutan Bromo di kabupaten Karanganyar resmi dikelola Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo. Sesuai Surat Keputusan (SK) Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (MLHK) Nomor 177/MENLHK/SETJEN/PLA.0/4/2018 Bromo dipakai sebagai Kehutanan Kawasan Hutan dengan Tujuan Khusus (KHDTK).

UNS pun mendirikan Unit Pelayanan Terpadu (UPT) Pendidikan dan Pelatihan (diklat) Kehutanan Kawasan Hutan dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Gunung Bromo. UPT KHDTK diresmikan Dirjen Planologi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Prof Sigit Hardwinarto didampingi Rektor Prof Dr Ravik Karsidi MS, Sabtu (03/11/2018).

Kehadiran UPT dikawasan hutan Bromo menjadi embrio kampus Fakultas Ilmu Lingkungan dan Kehutanan. Pembangunan gedung perkuliahan akan memanfaatkan 10 persen dari luas lahan keseluruhan atau12,2 hektar dari 122,78 hektar.

“Kampus ini paling cepat direspon Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Detail Engineering Design (DED) ditarget selesai tahun ini," jelas Prof Ravik.

UPT diklat kehutanan merupakan tindak lanjut program One Student Five Trees. Dikawasan hutan Bromo mahasiswa baru akan menanam. Ini akan mengarah pemeliharaan hutan ke depan semakin baik.

Diklat meliputi pendidikan formal dan informal. Pendidikan formal adalah Fakultas Ilmu Lingkungan dan Kehutanan, sedang pendidikan informal berupa pengembangan kelompok tani.

Dirjen Planologi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Sigit Hardwinarto berharap UPT diklat dapat bermanfaat baik bagi mahasiswa, peneliti dan masyarakat sekitar. “Tujuannya kan untuk diklat. Semua orang boleh saja meneliti di sini. Selama tujuannya positif dan sesuai dengan keinginan daerah ini," jelasnya.

Sementata Bupati Karanganyar, Juliyatmono merespon positif kehadiran UPT diklat. Ini merupakan wujud dari mimpi bersama untuk memanfaatkan apa yang ada di Gunung Bromo. "Kami pun siap mendukung dengan gerakan menanam bersama bertajuk Ijo Royo-Royo yang diadakan tiap 15 Desember," katanya. (yau)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini