nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Milenial Singapura Lebih Suka Beli Rumah daripada Mobil

Vanni Firdaus Yuliandi, Jurnalis · Selasa 06 November 2018 08:08 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 11 05 65 1973590 milenial-singapura-lebih-suka-beli-rumah-daripada-mobil-k0QJ4MWlG2.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

JAKARTA – Mayoritas generasi milenial Singapura telah memulai menabung untuk masa depan mereka. Tetapi apa yang mereka rencanakan untuk dibelanjakan sangat berbeda dari generasi lain.

Dilansir Okezone dari Businessinsider, Selasa (6/11/2018), menurut laporan Manulife, para milenial lebih memilih menabung untuk membeli rumah, karena menurutnya lebih penting daripada menabung untuk masa pensiun.

Pada penelitian yang diterbitkan pada 1 November, menemukan bahwa mayoritas milenial di sini memprioritaskan pengeluaran untuk tujuan jangka pendek daripada menabung untuk pensiun. Survei ini dilakukan terhadap 500 milenial yang berusia 21 hingga 34 tahun, 410 Gen Xers berusia 35 hingga 49 tahun, dan 90 baby boomer berusia di atas 50 tahun, di Singapura.

Baca Juga: 6 Tanda-Tanda Tak Perlu Lanjut Sekolah Pascasarjana

Seribu tahun adalah orang yang mencapai dewasa muda di awal abad 21, Gen Xer dilahirkan kira-kira dari awal 1960-an hingga akhir 1970-an sedangkan baby boomer lahir di tahun-tahun setelah Perang dunia kedua, ketika ada peningkatan angka kelahiran yang sementara.

Studi ini menemukan bahwa generasi milenial di Singapura adalah seorang penabung super karena ternyata 55% dari mereka yang disurvei sudah menabung untuk masa depan. Rata-rata, mereka mulai melakukannya pada usia 27 tahun.

Sebagai perbandingan, rata-rata Gen Xer mulai menabung untuk masa pensiun pada usia 35 tahun dan mayoritas baby boomer hanya mulai mendekati usia 40 tahun. Faktanya, yang mengkhawatirkan dari empat responden berusia 50 tahun ke atas belum mulai merencanakan atau menabung untuk pensiun, dengan alasan tidak memiliki uang tambahan sebagai alasan utamanya.

Menurut data Manulife, generasi milenial lebih mementingkan menabung untuk rumah pertama mereka daripada menabung untuk pensiun. Di seluruh papan, semua responden menyebutkan membeli rumah adalah prioritas utama, dengan pensiun menjadi prioritas lebih tinggi daripada memiliki anak pertama mereka.

Baca Juga: Cara Bertahan Buat Anak Kos hingga Akhir Bulan

Studi ini juga menemukan bahwa generasi milenial menghabiskan 45% lebih banyak daripada dua kelompok generasi lainnya pada tujuan tahap kehidupan masing-masing. Yang mana studi tersebut milenial lebih memilih untuk melengkapi rumah pertama dan membeli mobil pertamanya.

Selain menabung untuk membeli rumah, generasi milenial telah melakukan splurging atau berencana untuk berbelanja secara royal, rata-rata sekitar dolar Singapura 177.000 (USD129.000) untuk perabotan rumah pertama, dan lebih dari dolar Singapura 209.000 untuk membeli mobil pertama mereka.

Lebih lanjut sebagai perbandingan, Generasi Xers dan baby boomer telah menghabiskan jauh lebih sedikit daripada generasi milennial pada dua area ini. Para responden Gen X telah menghabiskan, atau berencana untuk membelanjakan, sekitar dolar Singapura 58.000 kurang dari ribuan tahun pada perabotan rumah pertama mereka, dan dolar Singapura 65.000 kurang dari ribuan tahun membeli mobil pertama mereka.

Demikian pula, baby boomer telah menghabiskan sekitar dolar Singapura 25.000 kurang dari ribuan tahun pada perabotan rumah pertama mereka, dan dolar Singapura 68.000 kurang dari ribuan tahun membeli mobil pertama mereka.

(Feb)

Dalam studi ini juga menemukan bahwa rata-rata milenial ingin memiliki uang pensiun lebih banyak, namun ingin bekerja lebih sedikit daripada generasi sebelumnya. Generasi milenial mengharapkan diri mereka membutuhkan lebih dari dolar Singapura 1,4 juta dalam tabungan untuk menikmati gaya hidup yang mereka inginkan di masa pensiun, sementara responden Gen X mengharapkan diri mereka membutuhkan dolar Singapura 1,34 juta dan baby boomer, dolar Singapura 1,27 juta.

Meski begitu, sebagian besar milenial yang disurvei juga mengatakan bahwa usia pensiun ideal mereka adalah 57 tahun, dibandingkan dengan 60 tahun untuk Gen Xers dan 65 tahun untuk baby boomer.

Baca Juga: Kuliah Tak Membantu Kesiapan Kerja Mahasiswa Baru Lulus?

Menanggapi hasilnya penelitian ini Chief Customer Officer dan Chief Transformation Officer Manulife Singapore Kwek-Perroy Li Cho mengingatkan kepada para milenial untuk memahami perencaan mereka kedepan.

“Untuk terus menjalani kehidupan yang mereka (milenial) inginkan, perlu adanya bantuan untuk membantu mereka memahami pilihan apa yang mereka miliki di pembuangan ketika datang ke perencanaan pensiun dan perencanaan untuk masa depan," ucapnya.

Baca Juga: Kuliah Teknik Industri, Kalau Lulus Bisa Bekerja Jadi Apa Saja?

Dia menambahkan setelah generasi millennial memiliki wawasan lebih banyak tentang biaya pensiunnya dan bagaimana mencapainya, mereka akan mencapai langkah yang sesuai dan diinginkan.

“Setelah generasi milenial memiliki wawasan lebih banyak tentang biaya pensiun mereka dan bagaimana mencapainya. Mereka akan dapat mengambil langkah yang diperlukan sepanjang perjalanan hidupnya untuk mencapai tempat yang mereka inginkan,” pungkasnya.

(Feb)

1 / 2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini