nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Miliki Foto-Foto ISIS, Peternak Bebek Indonesia Divonis 34 Bulan Penjara di Malaysia

Rahman Asmardika, Jurnalis · Selasa 06 November 2018 17:49 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 11 06 18 1974125 miliki-foto-foto-isis-peternak-bebek-indonesia-divonis-34-bulan-penjara-di-malaysia-Z6bvzloDQf.jpg Ilustrasi.

KUALA LUMPUR – Seorang peternak bebek warga negara Indonesia (WNI) dijatuhi hukuman 34 bulan penjara oleh pengadilan Malaysia atas kepemilikan dua foto kelompok teroris ISIS. Demikian dilaporkan kantor berita Bernama.

Diwartakan Malay Mail Online, WNI bernama Eq Maulana Dunda yang baru tiba di Malaysia beberapa bulan lalu setelah menikah dengan perempuan lokal divonis penjara oleh Hakim Pengadilan Tinggi, Collin Lawrence Sequerah setelah mengaku bersalah di pengadilan. Pengadilan memerintahkan hukuman penjara pria 25 tahun itu dihitung mulai dari tanggal dia ditahan pada 25 Juli.

BACA JUGA: 3 WNI Diduga Anggota ISIS Ditangkap di Malaysia

Eq Maulana dituntut atas kepemilikan dua foto yang berhubungan dengan kelompok teror ISIS atau memiliki elemen terorisme di ponselnya. Dia ditangkap di sebuah rumah di alamat CB014, Cempaka B, Taman Sri Kolam 20000, Kuala Terengganu, Terengganu pada 12 Juli.

Dia dituntut dengan Pasal 130JB(1)(a) Hukum Pidana (Act 574) dengan ancaman hukuman hingga tujuh tahun penjara atau denda dan memungkinkan barang-barangnya disita.

Dalam pembelaannya, terdakwa yang tidak diwakili oleh pengacara, mengatakan ia memperoleh foto-foto itu dari mesin pencari Google di Internet dan sudah lama memilikinya. Eq mengaku tidak tahu bahwa menyimpan foto-foto seperti itu adalah tindak kriminal.

“Saya menyesalinya. Saya telah menyimpannya (foto-foto) untuk waktu yang lama, ketika saya berada di Indonesia. Saya tidak tahu. Saya memohon hukuman ringan, istri saya sedang hamil,” kata Eq.

BACA JUGA: Malaysia Beri Akses Kekonsuleran Terhadap 3 WNI Terduga Anggota ISIS

Berdasarkan fakta-fakta kasus, polisi menyerbu rumah tempat terdakwa dan istrinya tinggal dan menemukan sebuah ponsel di kulkas di dapur.

Hasil penyelidikan menemukan dua foto yang terhubung dengan terorisme sementara analisis oleh ahli forensik polisi menegaskan bahwa foto-foto tersebut menggambarkan simbol atau identitas kelompok teroris ISIS yang mengindikasikan bahwa pemiliknya cenderung berpikir, merencanakan dan mengambil tindakan ekstremis yang mengancam keamanan nasional.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini