nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sungai di Sumut Meluap, Sekeluarga Terseret Arus dan Bayinya Tewas

Robert Fernando H Siregar, Jurnalis · Selasa 06 November 2018 23:30 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 11 06 340 1974252 sungai-di-sumut-meluap-sekeluarga-terseret-arus-dan-bayinya-tewas-Qe70hB1XtS.jpg Banjir di Sumatera Utara (Foto: Robert Fernando)

TOBASA – Tingginya intensitas curah hujan mengakibatkan meluapnya arus sungai Aek Sigordang di Desa Siantar Tonga-tonga 1, Kecamatan Narumonda, Kabupaten Toba Samosir (Tobasa) di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) meluap pada Senin 5 November 2018.

Malang bagi Hotner Simangunsong (35), saat mengendarai sepeda motor membonceng istrinya Chelsea Simamora (35) dan dua anak bayinya, mereka melintas dari pinggiran sungai itu, hingga akhirnya terseret arus air yang meluap.

 Banjir Sumut

Kapolres Tobasa AKBP Elvianus Laoli SIK melalui Kasubbag Humas Ipda Bungaran Samosir menerangkan, banjir bandang itu terjadi pada Senin malam sekira pukul 23.00 WIB, karena hujan lebat. Air meluap di Sungai Aek Sigordang, mengakibatkan 1 orang balita terseret arus air Sungai Aek Sigordang yang terusannya mengalir ke Sungai Asahan.

(Baca Juga: Pemkot Padang Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Banjir dan Longsor)

“Senin (5 November) sekira pukul 21.30 WIB, Hotner Simangunsong bersama istri dan 2 orang anaknya berangkat dari rumahnya dengan menggunakan sepeda motor untuk membawa bayinya (korban) berobat (kusuk). Pada saat mau pulang ke rumahnya, seketika air sungai Aek Sigordang meluap, hingga ayah korban yang saat itu mengemudikan sepedamotor terpeleset dan hilang kendali,”terang Ipda Bungaran Samosir kepada Okezone, Selasa (6/11/2018).

 Banjir Sumut

Seketika itu juga, jelas Ipda Bungaran Samosir, sepeda motor yang dikendarai Hotner Simangunsong terjatuh beserta seluruh anggota keluarga itu dan saat itu ayah korban berhasil meraih 1 anak perempuannya berusia 2 tahun. Sedangkan 1 orang anaknya yang masih bayi, tidak berhasil diselamatkan dan terseret derasnya arus air Aek Sigordang. "Bayi baru ditemukan dalam keadaan tewas oleh masyarakat Senin (6/11), sekira Pukul 9.30 WIB, di aliran sungai Aek Sigordang. Bayi ditemukan keadaan tersangkut di rerumputan pohon bambu,"pungkas Ipda Bungaran Samosir. (Ari)

(Baca Juga: 275 Kepala Keluarga Terdampak Banjir di Solok)

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini