nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Polisi Ciduk Petani Bawa Pisau saat Mengantre di SPBU

Antara, Jurnalis · Rabu 07 November 2018 06:21 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 11 07 340 1974272 polisi-ciduk-petani-bawa-pisau-saat-mengantre-di-spbu-1qTk5i0h1f.jpg ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)

BANJARMASIN - Anggota Unit Satreskrim Polres Hulus Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan (Kalsel) yang sedang patroli menangkap seorang petani atau dari Desa Mundar, Kecamatan Labuan Amas, Selatan yang nekat membawa senjata tajam (sajam) jenis pisau saat mengantre untuk mengisi bahan bakar di SPBU Kapuh.

Kapolres HST Sabana Atmojo di Berabai, Selasa 7 November 2018 menerangkan, petani itu berinisial MK (45) asal Desa Mundar. Pelaku ditangkap saat Unit Jatanras Sat Reskrim Polres HST melakukan patroli ke SPBU Kapuh di Kecamatan Haruyan, Selasa siang, sekitar pukul 13.00 Wita.

Dikatakannya, saat dilakukan pemeriksaan, petugas terpaksa harus mengamankan MK karena kedapatan membawa senjata tajam (sajam) jenis pisau.

Pisau itu lengkap dengan sarungnya yang terbuat dari kayu warna cokelat dan dililit mengunakan lakban warna hitam dengan panjang hulu 9 cm, panjang besi 19 cm dan panjang kumpang 22 cm. Pelaku beserta barang bukti kemudian dibawa ke Mapolres Hulu Sungai Tengah guna proses hukum lebih lanjut.

Kapolres mengimbau kepada masyarakat jika keluar agar tidak membawa senjata tajam karena melanggar hukum sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 ayat (1) UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951.

"Hasil penyidikan sementara pelaku terancam hukuman penjara paling lama 10 tahun atas perbuatannya," kata perwira menengah lulusan Akpol 1999 ini.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini