nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

PBB Berikan Penghargaan untuk Pasukan Perdamaian TNI di Sudan

Khafid Mardiyansyah, Jurnalis · Kamis 08 November 2018 23:37 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 11 08 337 1975303 pbb-berikan-penghargaan-untuk-pasukan-perdamaian-tni-di-sudan-yYCXd0TDPs.jpg

JAKARTA - Sebanyak 798 prajurit yang tergabung dalam Satuan Tugas Batalyon Komposit TNI Konga XXXV-D UNAMID mendapatkan medali kehormatan dari United Nations atau PBB. Medali kehormatan ini diberikan atas dedikasi dan profesionalisme prajurit TNI yang berhasil dalam menjalankan tugas menjaga dan memelihara situasi dan kondisi keamanan selama hampir satu tahun bertugas di wilayah Darfur, Sudan.

Upacara yang dinamakan Medal Parade tersebut dilaksanakan di lapangan upacara Indobatt-04 Garuda Camp yang berada di dalam UNAMID Supercamp, El-Geneina, West Darfur, Sudan.

Upacara Medal Parade sendiri dipimpin langsung oleh UNAMID Force Commander Lieutenant General Leonard Muriuki Ngondi yang berasal dari Angkatan Darat Kenya yang bertindak selaku Inspektur Upacara.

Dalam sambutannya, UNAMID Force Commander Lieutenant General Leonard Muriuki Ngondi menyampaikan rasa bangga dan terima kasih kepada pasukan Garuda atas dedikasi, totalitas dan profesionalitas dalam bertugas.

”Kontingen Garuda merupakan salah satu kontingen terbaik dengan komponen terkuat yang bertugas pada misi di UNAMID ini. Pasukan Garuda selalu memberikan kesan yang baik setiap pelaksanaan tugas yang diberikan, salah satunya adalah mampu brrinteraksi dan komunikasi dengan masyarakat lokal dengan program-program teritorial atau CIMIC,” ujar Leonard.

Dia juga menyampaikan bahwa sesuai dengan mandat PBB dan juga resolusi Dewan Keamanan PBB nomor 2429 telah memutuskan bahwa misi UNAMID akan selesai dan secara bertahap mengalami penutupan pada tanggal 31 Juni 2020. Adapun sebagian komponen dari Indonesia Battalion akan tetap tinggal untuk mengamankan aset UN dan keamanan personel UN yang terdapat di El-Geneina Supercamp sampai dengan bulan Juni tahun 2019.

“Dalam proses pengakhiran dari misi UNAMID ini, Indonesia dapat memiliki kebanggaan tersendiri karena telah menjadi bagian dari pasukan penjaga perdamaian PBB yang dinyatakan berhasil menjaga perdamaian di Area of Responsibility yang diberikan sehingga pada akhirnya Markas Besar PBB di New York dapat mengambil keputusan untuk mengakhiri misi UNAMID dalam waktu dekat,” pungkasnya.

Sementara itu, Dansatgas Yonkomposit TNI Konga XXXV-D Letkol Inf Irdhan, mengatakan, pasukannya telah berupaya semaksimal mungkin untuk menjalankan setiap tugas yang diberikan, hal tersebut karena tugas merupakan sebuah kehormatan yang membawa nama baik negara dan bangsa di mata internasional.

“Setelah hampir setahun bertugas dan menjelang down sizing troops (pengurangan pasukan) seluruh kontingen di UNAMID pada bulan Desember nanti, kami telah memberikan yang terbaik dalam bertugas. Keberhasilan tugas ini bukan hanya diraih oleh 798 orang semata, akan tetapi kesuksesan dari bangsa Indonesia di Negara Sudan, karena kita merupakan delegasi militer yang dikirim oleh negara,” terangnya.

“Kami dedikasikan setiap tugas ini untuk bangsa, negara dan keluarga kami. Kami berharap semua yang tugas kami dapat memberikan kebanggan bagi semua”, tambah Dansatgas.

Setelah pelaksanaan upacara Medal Parade, Satgas Yonkomposit TNI Konga XXXV-D berkesempatan untuk menampilkan demonstrasi beladiri yang terdiri dari Yongmoodo, Pencak Silat, Karate dan Merpati Putih. Semua jenis beladiri tersebut ditampilkan dengan sangat baik dan memukau para undangan yang datang. Tari Maumere juga ditampilkan dengan diikuti oleh seluruh prajurit dan juga para tamu undangan.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini