nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ancam Bunuh Ibu, Bapak Bejat Perkosa Anak Tiri Berulangkali

Aini Lestari, Jurnalis · Kamis 08 November 2018 22:31 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 11 08 340 1975261 ancam-bunuh-ibu-bapak-bejat-perkosa-anak-tiri-berulangkali-75zYijouXx.jpg

BATAM - Bambang Himawan tega menyetubuhi SDA (15) yang diketahui merupakan anak tirinya berulang kali. Bambang diketahui selalu mengancam akan membunuh ibu korban jika korban melaporkan perbuatan bejatnya kepada orang lain.

Perbuatan bejat Bambang diketahui sudah dilakukan sejak Januari hingga Juni 2018 lalu. Ia selalu memaksa korban untuk melayani nafsu birahinya saat sang istri pergi bekerja. Hal ini tertuang dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Samuel Pangaribuan. Terdakwa dikenakan pasal 81 Ayat (3) UU RI No 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UU RI No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak Jo 64 Ayat (1) KUHP.

Perbuatan keji Bambang bermula saat korban pulang ke rumah usai mengantar ibunya pergi bekerja. Saat itu, korban berbaring di kamarnya. Tak lama, Bambang yang merupakan ayah tirinya langsung masuk ke kamar korban dan mengancam korban agar mau melayani permintaannya.

Perbuatan Bambang langsung diganjar dengan hukuman penjara selama 12 tahun oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Batam, Kamis (8/11/2018) siang. Tak hanya diganjar dengan hukuman penjara, ia juga dikenakan hukuman denda sebesar Rp100 juta dengan subsider 1 tahun kurungan badan.

"Menjatuhkan hukuman pidana penjara kepada terdakwa selama 12 tahun dikurangi sepenuhnya dengan masa penahanan yang dijalani. Menjatuhkan hukuman denda sebesar Rp100 juta dengan ketentuan bila denda tidak dibayar, maka diganti dengan hukuman kurungan badan selama satu tahun," kata Hakim Taufik Nainggolan selaku ketua majelis hakim yang didampingi Hakim Rozza El Afrina dan Yona Lamerosa.

Putusan tersebut tak lantas diterima terdakwa. Ia yang didampingi Elisuita selaku penasehat hukumnya mengaku akan menggunakan haknya untuk pikir-pikir atas putusan tersebut. "Saya pikir-pikir, Yang Mulia," ujarnya singkat.

Sementara itu, JPU Frihesti Putri Gina yang hadir dalam sidang putusan mengaku menerima putusan. Pasalnya, putusan tersebut sama dengan tuntutan yang telah disampaikan pada persidangan sebelumnya.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini