nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Motor Gesits ITS Juga Hasil Kolaborasi UNS dan ITB

Taufik Fajar, Jurnalis · Kamis 08 November 2018 12:15 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 11 08 65 1974993 motor-gesit-its-juga-hasil-kolaborasi-uns-dan-itb-L5uwVeorBa.jpg Gesit merupakan hasil kolaborasi tiga PTN, yakni ITS, UNS dan ITB. (Foto: Setkab)

JAKARTA - Aksi Presiden Joko Widodo menjajal motor listrik nasional Garansindo Electric Scooter Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) atau Gesits menyita perhatian publik. Ternyata di balik motor scooter tersebut merupakan hasil kolaborasi tiga perguruan tinggi negeri. Selain ITS, juga terdapat dua kampus lainnya yang menyuplai komponen motor, yakni Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta dan Institut Teknologi Bandung (ITB).

Adapun peran dua perguruan tinggi negeri tersebut yakni, UNS men-supply baterainya, ITB men-supply sistem monitoring dashbord berbasis Android dan ITS yang membuat rangka sepeda motor atau supply sisanya.

Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek) pun sudah menyatakan bahwa Motor Gesits masuk dalam catatan khusus capaian di bidang penguatan inovasi di dunia kampus. Apalagi motor listrik ini sudah siap diproduksi dan dikomersialisasikan.

Baca Juga : Baru Dicoba Jokowi, Motor Listrik Gesits Dapat Pesanan 100 Unit

Menristekdikti Mohamad Nasir menyatakan, rencananya akan kami luncurkan pada bulan Desember 2018. "Ini merupakan pioneer merek motor listrik Nasional pertama di Indonesia. Komponen lokal dari sepeda motor listrik Gesits sudah mencapai 88%,” ujar Menteri Nasir, dalam keterangan tertulisnya mengenai Empat tahun Pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla, kepada Okezone belum lama ini.

Menurut Menteri Nasir sebuah inovasi tidak akan lahir tanpa adanya riset dan pengembangan. Berkat berbagai kebijakan yang dikeluarkan Kemenristekdikti, maka terjadilah lompatan luar biasa dalam jumlah publikasi ilmiah internasional Indonesia.

Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) kemarin mengatakan, Gesits sudah lama menjalani uji coba. Untuk kecepatan misalnya, tambah Presiden, sudah diuji coba dari Jakarta sampai Bali, dan tidak ada masalah.

“Tadi saya coba, karena enggak ada suara knalpotnya, enggak ada 'greng-greng'-nya. Jadi halus sekali dan ini sangat ramah lingkungan,” kata Presiden Jokowi usai menjajal motor listrik Gesits di halaman Istana Kepresidenan.

Baca Juga : Jajal Motor Listrik Gesits, Jokowi Heran Tak Ada Suara Greng Greng Greng

Menurut Presiden, motor listrik nasional itu sebentar lagi akan diproduksi, kurang lebih 1 tahun diproduksi 60.000 unit, 1 bulan 5.000 unit. Tapi kalau pasar menyambut ini bisa dibesarkan.

“Ini adalah brand dan principle 100% Indonesia. Sepeda motor listrik,” tegas Presiden.

Meski 100% produksi Indonesia, Presiden Jokowi tidak memikirkan kemungkinan memberikan proteksi terhadap pemasaran motor Gesits. Ia hanya mengatakan, konsumen diberikan pilihan-pilihan.

“Tidak bisa kita memproteksi sebuah barang gitu, tidak mendidik dalam sebuah industri usaha itu tidak mendidik. Jadi, apapun asal harganya kompetitif, lebih efisien dibanding sepeda motor yang konvensional ya akan disambut oleh pasar,” ujar Presiden Jokowi seraya menambahkan penilaiannya, motor listrik brand dan principle Indonesia itu bisa mendahului pertama di pasar, dan sangat bagus.

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini