nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pria Jepang Hidup Bersama Jasad Ibunya Selama Beberapa Pekan Sampai Ditemukan

Rahman Asmardika, Jurnalis · Jum'at 09 November 2018 16:09 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 11 09 18 1975617 pria-jepang-hidup-bersama-jasad-ibunya-selama-beberapa-pekan-sampai-ditemukan-ANWaCHAXGM.jpg Masaru Nakamoto. (Foto: Twitter)

KANAGAWA – Kepolisian Prefektur Kanagawa menangkap seorang pria berusia 49 tahun yang dicurigai menelantarkan dan membiarkan mayat ibunya di rumah mereka di Yokohama. Pria bernama Masaru Nakamoto itu hidup serumah bersama mayat sang ibu yang meninggal bulan lalu selama beberapa pekan sebelum akhirnya ditemukan pihak berwenang..

Tokyo Reporter, Jumat (9/11/2018) melaporkan, kematian sang ibu baru diketahui pada 4 November saat adik perempuan dari Masaru datang berkunjung dan menemukan mayat perempuan berusia 76 tahun itu sudah membusuk di atas tempat tidur di kamar.

Penyelidikan polisi menemukan bahwa mayat tersebut tidak menderita luka luar dan menduga dia meninggal karena penyebab alami. Mereka kemudian menangkap Masaru atas tuduhan menelantarkan mayat ibunya.

Berdasarkan keterangan polisi, Masaru tidak pernah melaporkan kematian ibunya yang meninggal pada pertengahan Oktober. Setelah ibunya meninggal, dia memindahkan mayat sang ibu dari dapur ke kamar tidur.

Masaru diketahui sebagai seorang hikkikomori, sebutan untuk orang-orang yang menarik diri dari kehidupan sosial dan mengisolasi diri di dalam rumah. Dia tidak memiliki pekerjaan, hampir tidak pernah keluar dari rumah dan tidak banyak berkomunikasi dengan orang lain.

Selama hampir 40 tahun, Masaru tidak pernah berbicara kepada siapa pun. Dia hanya berkomunikasi dengan tulisan bahkan saat diinterogasi oleh polisi.

"Saya tidak dapat melakukan apa-apa (setelah ibu saya meninggal), jadi saya menunggu sampai adik perempuan saya datang" tulisnya kepada polisi sebagaimana dilansir Soranews24.

Pihak berwenang menuntut Masaru dengan tuduhan penelantaran mayat, tetapi keadaan psikologisnya saat ini mungkin membuatnya mendapatkan hukuman yang lebih ringan.

Hikkikomori adalah fenomena sosial yang terjadi di Jepang. Kondisi ini biasanya dialami seseorang karena tekanan sosial, membuat mereka tidak dapat atau takut bersosialisasi di masyarakat.

Para hikkikomori biasanya membutuhkan bantuan dari orang-orang terdekatnya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari yang dalam kasus Masaru, ibunya. Namun, dengan meninggalnya sang ibu, dia harus menjalani transisi agar terbebas dari kondisinya tersebut.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini