nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Polri Imbau Keluarga Korban Lion Air Waspadai Penipuan Mengatasnamakan DVI

Antara, Jurnalis · Jum'at 09 November 2018 03:11 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 11 09 337 1975335 polri-imbau-keluarga-korban-lion-air-waspadai-penipuan-mengatasnamakan-dvi-eaHcgmoLqA.jpg Kepala Rumah Sakit Polri, Brigjen Pol Musyafak (Foto: Okezone)

JAKARTA - Polri mengimbau keluarga korban kecelakaan pesawat Lion Air JT-610 hanya mempercayai informasi mengenai perkembangan informasi dari tim Disaster Victim Investigation (DVI) Polri.

Kepala Rumah Sakit Polri Raden Said Sukanto, Brigjen Pol Musyafak, mengatakan setiap informasi mengenai hasil investigasi oleh tim DVI hanya akan diberitahukan melalui nomor 082125687642 (WhatsApp), 081211790961 (panggilan suara), 087888719805(panggilan suara) dan surat elektronik melalui email: dvi.lion.am@gmail.com yang akan memberitahukan perkembangan lebih lanjut.

"Kami mendapat kabar bahwa ada beberapa anggota keluarga yang dihubungi mengatasnamakan tim DVI memberi kabar mengenai anggota keluarganya yang jadi korban. Kami mengimbau agar seluruh anggota keluarga hanya mempercayai informasi dari pihak yang bertanggung jawab yakni tim DVI dengan nomor yang benar," kata Musyafak di RS Polri, Kamis 8 November 2018 kemarin.

Lebih lanjut, Musyafak menegaskan bahwa prosedur identifikasi oleh pihaknya tidak dipungut biaya sepeserpun karena seluruh biaya telah ditanggung oleh pihak kepolisian. Sementara itu, pihak Mabes Polri menyatakan masih menyelidiki kasus ini, namun dengan catatan ada pelaporan dari pihak keluarga.

"Jadi tadi anggota keluarga ada yang bertanya mengenai kebenaran soal kabar yang mereka terima dari nomor tidak dikenal. Kami menunggu pelaporan dan akan kami selidiki, jika ada pidana misal penipuan kami akan tindaklanjuti," kata Jubir Mabes Polri, Sulistyo Pudjo di lokasi yang sama.

Yang pasti, Pudjo mengatakan pihaknya mengantisipasi agar operasi kemanusiaan terkait kecelakaan pesawat Lion Air JT-610 yang jatuh di perairan Tanjungpakis Kabupaten Karawang Jawa Barat tersebut dimanfaatkan oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

Konpers DVI Polri

Hingga hari ke-11, Kamis, operasi evakuasi dan identifikasi korban kecelakaan pesawat Lion Air JT-610 tujuan Jakarta-Pangkal Pinang, Bangka Belitung, sudah ada 71 korban kecelakaan yang berhasil teridentifikasi oleh tim DVI Polri usai pada Kamis ini kembali teridentifikasi 20 jenazah.

Korban yang berhasil teridentifikasi tersebut, hasil dari pemeriksaan pada secara 186 kantung jenazah yang tiba dan diperiksa di Rumah Sakit Polri Raden Said Sukanto, sejak Senin 29 Oktober 2018 lalu dengan mengambil 609 sampel DNA postmortem dan 256 sampel antemortem dengan terverifikasi 189 sampel dari pihak keluarga.

Pesawat Lion Air JT-610 tipe Boeing 737 Max 8 bernomor registrasi PK-LQP, mengalami kecelakaan dan Jatuh di perairan Tanjungpakis Kabupaten Karawang, Jawa Barat, pada Senin , setelah sebelumnya hilang kontak selama tiga jam sejak pukul 06.33 WIB. Pesawat nahas Lion Air JT-610 itu membawa 180 penumpang dewasa, satu penumpang anak-anak dan dua bayi dengan dua pilot dan lima awak pesawat.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini