nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sandiaga Uno Minta Habib Rizieq Dilindungi

Anggun Tifani, Jurnalis · Jum'at 09 November 2018 15:22 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 11 09 337 1975580 sandiaga-uno-minta-habib-rizieq-dilindungi-ncVCY09Djp.jpg Sandiaga Uno kampanye di Tangerang. Foto: Okezone/Anggun Tifani

TANGERANG – Calon wakil presdien no urut 02, Sandiaga Uno menginginkan agar negara memberikan perlindungan kepada Imam Front Pembela Islam (FPI) Rizieq.

Habib Habib Rizieq diperiksa pemeriksaan polisi Arab Saudi terkiat bendera bertulis kalimat tauhid yang terpasang di tembok rumahnya di Makkah.

"Soal Habib Rizieq tentunya saya minta dilindungi, karena setiap warga negara harus mendapatkan perlindungan dari negaranya. Kita juga harus saling menghargai dan menghormati aturannya terkait adanya kejadian ini," katanya saat melakukan safari kampanye di Tangerang, Jumat (9/11/2018).

Foto/Ist

Namun begitu, Sandi mengungkapkan bahwa timnya kini dirinya tak terlalu fokus dengan persoalan tersebut. Dia mengatakan, pihaknya tengah fokus menata perubahan ekonomi di Indonesia.

Baca: Kemlu RI Bantah Beri Jaminan Pembebasan Habib Rizieq di Arab Saudi

Baca: Mengapa Bendera Hitam Bertuliskan Kalimat Tauhid di Saudi "Dianggap Musuh" Pemerintah?

"Kita fokus dulu untuk pembenahan ekonomi yang menjadi titik utama pada Prabowo-Sandi. Maka dari itu dari setiap kampanye ini saya lebih menitikberatkan pada ekonomi masyarakat terutama UMKM, di mana 97 persen lapangan kerja itu ada di sana. Kalau soal Habib Rizieq kita minta perlindungannya," tuturnya.

Foto/Ist

Diketahui sebelumnya, Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab sempat diperiksa oleh otoritas Saudi Arabia. Pentolan FPI itu sempat dilakukan pemeriksaan oleh aparat Saudi Arabia terkait ditemukannya bendera bertuliskan tauhid yang terpajang di belakang kediamannya.

Pemeriksaan tersebut dilakukan, lantaran Arab Saudi sangat melarang keras segala bentuk jargon, label, atribut dan lambang apapun yang berbau terorisme seperti ISIS, Al-Qaeda, Al-Jama’ah al-Islamiyyah dan segala kegiatan yang berbau terorisme dan ekstrimisme.

Menko Polhukam Wiranto pun, telah angkat bicara mengenai hal ini. Wiranto pun enggan mencampuri, sebab itu merupakan kewenangan otoritas di Saudi.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini