nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

KNKT Heran Suara CVR Lion Air Melemah

Muhamad Rizky, Jurnalis · Jum'at 09 November 2018 15:52 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 11 09 337 1975608 knkt-heran-suara-cvr-lion-air-melemah-PiqQ69FbW1.jpg Roda Lion Air JT-610 yang berhasil dievakuasi. Foto: Okezone/Arif Julianto

JAKARTA - Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Soerjanto Tjahjono heran dengan suara Cockpit Voice Recorder (CVR) black box atau kotak hitam pesawat Lion Air PK-LQP yang semakin melemah sehingga menyulitkan pencarian. Padahal sinyal CVR tersebut harusnya tetap memancar kuat meski dalam kondisi apa pun.

"Sebetulnya nggak (melemah suaranya), mau terbalik posisinya itu tetap memancarkan. Ini suatu pelajaran yang baik, kenapa kok suaranya hilang," kata Soerjanto di Terminal JICT 2, Tanjung Priok, Jumat, (9/11/2018).

Soerjanto mengatakan, suara CVR sebelumnya sempat terdeteksi secara jelas. Namun hal itu secara perlahan hilang, ketika pihaknya berhasil menemukan FDR dan diangkat kepermukaan.

"Karena hari ke-3 itu kita masih bisa mendeteksi ada dua lokasi. Tapi begitu setelah kita menggangkat FDR suara dari CVR itu hilang, enggak tahu kenapa hilangnya. Tapi melemah, lama-lama makin hilang," paparnya.

Saat ini KNKT telah mendapat alat baru dari Amerika Serikat (AS) untuk melakukan pencarian. Alat itu diharapkan mampu menemukan keberadaan CVR.

 Baca: Ini Strategi Basarnas Cari Korban Lion Air hingga Menyelam Sedalam 25 Meter

Baca: Pencarian CVR Lion Air Kemungkinan Diperpanjang

"Alat canggih itu ping locator, finder, (alat itu) dia lebih sensitif dan areanya lebih sempit, sudutnya lebih tajam, kalau yang lama itu lebih lebar, yang ini lebih sempit. Mudah-mudahan dengan alat yang sangat sensitif dan paling mutakhir ini bisa segera menemukan di mana CVR itu," tambahnya.

Foto: Okezone/Arif Julianto 

Peralatan canggih itu sendiri katanya dikirim dari AS dan diterima tadi malam. Saat ini alat tersebut telah diterjunkan untuk melacak keberadaan CVR.

"Tadi pagi kita sudah memberangkatkan ada 2 alat bersama operatornya, boleh dikatakan tercanggih dan ini yang tercanggih di dunia," tukasnya.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini