nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Diguyur Hujan Deras, Rumah Warga di Tangsel Ambruk Tertimpa Longsor

Hambali, Jurnalis · Jum'at 09 November 2018 04:03 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 11 09 338 1975329 diguyur-hujan-deras-rumah-warga-di-tangsel-ambruk-tertimpa-longsor-4LMFvTI5LC.JPG Bangunan rumah warga di Tangsel ambruk tertimpa longsor (Foto: Hambali/Okezone)

TANGSEL - Curah hujan berintensitas tinggi mengguyur wilayah Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Kamis 8 November 2018. Kondisi demikian, turut berdampak pula pada terjadinya banjir dan longsor akibat pergeseran tanah

Salah satu lokasi yang terkena longsor terletak di Jalan Gurame, RT 06/RW 01, Bambu Apus, Pamulang. Beberapa rumah pada pemukiman padat itu, ambruk tertimpa material rumah warga lain yang berada persis di dataran lebih tinggi di sebelahnya.

Salah satu penghuni, Mamad (64), menerangkan, banjir dan longsor terjadi pada Rabu 7 November 2018 kemarin, sekira pukul 17.00 WIB. Ketika itu, derasnya curahan hujan menyebabkan air anak kali Kedaung meluap hingga menggenang ke rumah-rumah warga.

"Kejadiannya kemarin sore, saya lagi shalat ashar. Air meluap masuk ke dalam rumah, enggak lama longsor dari rumah sebelah menimpa rumah kita di bagian belakang," katanya kepada Okezone.

Dari pantauan di lokasi terlihat, bahwa longsor terjadi pada sejumlah rumah warga yang berada lebih tinggi diantara aliran anak kali Kedaung. Meski sisi turab penahan air telah dicor, namun kuatnya arus air mengikis bagian pinggir turab hingga menyebabkan jebol.

"Itu yang tanahnya longsor lagi dibangun rumah di atasnya, persis di pinggir aliran anak kali ini," tambah Mamad seraya menunjuk aliran anak kali Kedaung.

Sementara warga lainnya yang terkena longsor, Sumarni (64), hanya bisa pasrah meratapi bagian dapurnya ambruk tertimpa material longsor. Nenek renta penjual gorengan itu, kini tak bisa berbuat apa-apa hingga pihak terkait merehabilitasi kembali tempat tinggalnya.

Longsor Tangsel

"Saya setiap hari jual gorengan keliling, ini dapur saya ambruk kena longsoran dari rumah sebelah. Hari ini jadi nggak jualan dulu," ucap Sumarni dari sela-sela bangunan dapur rumahnya yang ambruk.

Menurut warga, pihak dari Kelurahan, Kecamatan, Dinas Pekerjaan Umum (PU), dan Babinsa telah mendatangi lokasi terjadinya longsor pagi tadi. Namun demikian, belum ada pengarahan langsung kepada warga mengantisipasi banjir dan longsor kembali terjadi.

"Tadi pagi memang sudah pada datang, tapi belum ada pengarahan harus gimananya. Mau nggak mau kita inisiatif sendiri evakuasi barang-barang perabot, karena nanti pasti bakal banjir dan longsor lagi kalau hujan turun," ujar Retnowati.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini