nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sayap Lion Air Senggol Tiang Koordinat, Pihak Bandara Bengkulu Sebut Investigasi Belum Selesai

Demon Fajri, Jurnalis · Jum'at 09 November 2018 14:54 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 11 09 340 1975558 sayap-lion-air-senggol-tiang-koordinat-pihak-bandara-bengkulu-sebut-investigasi-belum-selesai-aCqIgTC31U.jpg Lion Air tabrak tiang koordinat di Bandara Bengkulu. Foto/Ist

BENGKULU – Pihak Bandara Bandar Udara Fatmawati-Soekarno mengatakan bahwa investigasi insiden sayap Lion Air tabrak tiang koordinat bandara belum selesai

Pasalnya, hingga sore ini hasil investigasi dari tim gabungan Direktorat Kelaikan Udara dan Pengoperasian Pesawat Udara dan Tim Inspektorat Wilayah VI Padang, Sumatera Barat, belum ada hasil yang diterima pihak Bandara Fatmawati-Soekarno Bengkulu.

''Belum selesai,'' singkat Kepala Tata Usaha (KTU) Bandara Fatawati-Soekarno Bengkulu, Sarosa, ketika kepada okezone, Jumat (9/11/2018).

Ditambahkan, Kasi Pelayanan Bandara Fatawati-Soekarno Bengkulu, Rahmat Subhan menyampaikan, jika hasil investigasi dari tim gabungan belum diperoleh. Sehingga pihaknya belum mengetahui hasil dari investigasi tersebut. Meskipun demikian, sampai Rahmat, pelayanan di Bandara Fatmawati-Soekarno tetap berjalan normal.

''Untuk hasil belum kami dapatkan. Belum tahu sampai kapan. Kalau pelayanan di bandara tetap berjalan seperti biasanya,'' sampai Rahmat.

Baca: 5 Fakta Pesawat Lion Air Tabrak Tiang di Bandara Bengkulu

Baca: Polri Imbau Keluarga Korban Lion Air Waspadai Penipuan Mengatasnamakan DVI

Sementara itu, Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro mengatakan, saat ini tim teknisi masih memperbaiki bagian sayap kiri pesawat Boeing 737-900ER registrasi PK-LGY yang mengalami robek cukup besar.

''Saat ini masih dalam proses perbaikan,'' kata Danang.

Sayap Lion Air tujuan Bengkulu-Jakarta menyenggol tiang koordinat Bandara Bengkulu pada Rabu (8/11/2018) petang. Akibat insiden itu sayap kiri pesawat robek besar dan sempat membuat sejumlah penumpang terlantar sebelum diterbangkan dengan pesawat pengganti.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini