nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mandailing Natal Diterjang Banjir, 1 Orang Tewas dan 77 Rumah Hanyut

Liansah Rangkuti, Jurnalis · Jum'at 09 November 2018 14:55 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 11 09 608 1975560 mandailing-natal-diterjang-banjir-1-orang-tewas-dan-77-rumah-hanyut-sReG445EuX.jpg Foto: Okezone

MADINA - Hujan deras yang melanda Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara beberapa hari ini merupakan 13 kecamatan tergenang air banjir dan sebanyak 77 rumah warga yang hanyut.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Madina, M Yasir Nasution mengatakan, total dari 77 rumah yang hanyut ada di dua Kecamatan, yakni ada di Kecamatan Lingga Bayu ada 46 rumah yang hanyut. Kemudian, di kecamatan Batang Natal ada 31 rumah.

"Satu orang meninggal karena tertimbun longsor. Korban tewas bernama Hafiz (31) warga Desa Sibinail, Kecamatan Muara Sipongi. Saat ini korban sudah ditemukan dan dievakuasi," kata M Yasir Nadution kepada Okezone, Jumat (9/11/2018).

(Baca juga: Ada 5 Titik Bencana Alam di Mandailing Natal, Masyarakat Diminta Tenang & Waspada)

banjir

Selain banjir, Kabupaten perbatasan antara Sumatera Utara dan Sumatera Barat ini juga longsor. Yasir menjelaskan ada beberapa titik longsor yang sampai hari ini masih dilakukan pembersihan longsor dan pendataan warga.

"Masyarakat yang khawatir bisa hanyut, saat ini sudah mengungsi ke rumah keluarganya. Dua kecamatan itu habis terendam karena Sungai Batang Natal yang meluap hingga menghanyutkan puluhan rumah warga" bebernya

(Baca juga: BPBD Siagakan Perahu Karet di Lokasi Banjir Madina)

Ia menambahkan kondisi banjir tersebut, sudah mulai surut. Atas hal itu, orang-orang yang berkepribadian sudah mulai bergerak ke arah materi yang tergolong banjir, namun karena masih terus belum membaik, ia menghimbau agar masyarakat tetap waspada dan jangan panik jika ada kejadian yang tidak di inginkan agar kita bisa menghadapi maslah bencana ini.

 banjir

Namun, dari penyebab banjir, akses jalan lintas provinsi Sumut-Sumbar yang sempat terputus di Kecamatan Kotanopan, kini sudah bisa di lalui kendaraan sepeda motor dan mini bus walau secara buka tutup

"Kami mengimbau masyarakat tetap waspada dan siaga bencana," pungkasnya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini