nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jimly Asshiddiqie Ajak Generasi Milenial Teladani Para Pahlawan

Fadel Prayoga, Jurnalis · Sabtu 10 November 2018 19:17 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 11 10 337 1976037 jimly-asshiddiqie-ajak-generasi-milenial-teladani-para-pahlawan-E8IczClkoF.jpg Foto: Okezone

JAKARTA - Dalam Peringatan Hari Pahlawan 10 November, Ketua Umum Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Jimly Asshiddiqie mengajak semua pihak, khususnya generasi muda untuk mendoakan para pahlawan yang gugur di medan perang demi memperjuangkan dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

"Saya mengajak semua generasi milenial untuk mengenang jasa siapa saja terutama pahlawan nasional. Mengenang jasa-jasanya, mendoakan mereka di tempat terbaik di sisi Tuhan," kata Jimly kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (10/11/2018).

Selain mendoakan, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) ini juga mengingatkan generasi milenial tentang pentingnya belajar dan meneladani nilai-nilai pengabdian para pahlawan.

 (Baca juga: Di Hari Pahlawan, Jokowi Ajak Masyarakat Semangat Membangun Negara)

"Yang paling penting lagi kita belajar dari nilai-nilai pengabdian mereka dan jejak kaki mereka, jadikan bahan, supaya kita semua menyiapkan tapak-tapak kaki untuk arah kita masing-masing kedepan," ujarnya.

Dengan begitu, lanjut dia, generasi muda dapat berkarya dan mengabdikan diri dengan sungguh-sungguh di bidangnya masing-masing, sehingga nantinya karya tersebut menjadi warisan yang akan terus dikenang sebagaimana yang dilakukan para pahlawan.

"Telapak kaki itu gambaran dari legacy, setiap orang harus berbuat amal jariyah yang dicatat dalam sejarah dikemudian hari, baik itu berguna buat keluarganya, buat tetangga, buat masyarakat luas," ujarnya.

 (Baca juga: Ini Harapan Anies kepada Pahlawan di Zaman Milenial)

Menurut dia, perjuangan pahlawan dalam menumpas para penjajah patut dicontoh. Nantinya, mereka akan mengambil pelajaran berupa kesuksesan itu diraih dengan sebuah perjuangan yang tak pernah berhenti.

"Makin dirasakan bermakna kita punya pengabdian, itulah tapak kaki. Dan juga tentunya belajar dari perjuangan para pahlawan nasional," pungkasnya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini