Dua Kabupaten di Riau Kembali Berstatus Tanggap Darurat Banjir

Banda Haruddin Tanjung, Okezone · Sabtu 10 November 2018 14:23 WIB
https: img.okezone.com content 2018 11 10 340 1975969 dua-kabupaten-di-riau-kembali-berstatus-tanggap-darurat-banjir-DI1YjSWANf.jpg Banjir di Riau (Foto: Banda Haruddin Tanjung/Okezone)

PEKANBARU - Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) dan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu (Ibhu), Riau saat ini masih dilanda banjir. Karena dampaknya cukup parah, dua kabupaten ini menetapkan status tanggap darurat banjir.

Kepala Bidang Kedaruratan Badan Penanggulangan (BPBD) Provinsi Riau, Jim Gapur menjelaskan bahwa musibah banjir berdampak terhadap ribuan jiwa. BPBD bersama pemda saat ini berupaya untuk mengevakuasi warga.

 Baca juga: Banjir Rendam Kompleks Dosen IKIP Bekasi

"Status tanggap banjir diberlakukan karena banyak yang berdampak dan sudah menggangu kehidupan masyarakat," ucap Jim Gapur Sabtu (10/11/2018).

 Banjir di Riau (Foto: Banda Haruddin Tanjung/Okezone)

Di Kabupaten Inhu, dia menjelaskan banjir menggenangi 13 kecamatan. Daerah itu adalah Kecamatan Rengat, Rengat Barat, Batang

Gangsal, Batang Cinaku, Pasar Penyu Lirik. Selanjutnya Kecamatan Sungai Lala, Kelayang, Rakit Kulim, Batang Peranap, Kuala Cinaku dan Kecamatan Peranap.

 Baca juga: Ratusan Hektar Sawah Terendam Banjir, Petani Terancam Gagal Panen

Sementara di Kabupaten Kuansing banjir merendam 11 kecamatan yakni Hulu Kuantan, Kuantan Mudik, Gunung Toar, Kuantan Tengah.

Kemudian Kecamatan Benai, Sentajo Raya, Pangean, Kuantan Hilir, Kuantan Hilir Sebrang, Inuman dan Kecamatan Cerenti.

"Untuk di Kabupaten Kuansing banjir berdampak terhadap 1.496 kepala keluarga atau 3275 jiwa. Kalau Kuansing jumlah yang terdampak masih dalam pendataan," imbuhnya.

 Baca juga: Kali Pesanggrahan Meluap, 2 Wilayah di Jaksel Kebanjiran

Selain ribuan rumah warga, banjir juga merusak ratusan hektar areal pertanian. Pasilitas umum seperti rumah ibadah, sekolah dan sarana kesehatan juga teredam. Ketinggian banjir bervariasi antara 20 centimeter hingga 1 meter.

"Masyarakat harus dievakuasi dan diselamatkan agar tidak terjadi korban jiwa,"pungkasnya.

Sebelum Kuansing dan Inhu, Pemkab Rokan Hilir dan Rokan Hulu sudah lebih dahulu menetapkan status tanggap darurat banjir.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini