nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Perjalanan KA Tidak Terganggu Tragedi "Surabaya Membara"

Antara, Jurnalis · Sabtu 10 November 2018 03:06 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 11 10 519 1975863 perjalanan-ka-tidak-terganggu-tragedi-surabaya-membara-k9B88ug5o5.jpg ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)

SURABAYA - Perjalanan Kereta Api (KA) Jayabaya dengan tujuan akhir Kota Malang, Jawa Timur, tidak terganggu dengan peristiwa tertabraknya penonton di viaduk jalur kereta di Jalan Pahlawan Surabaya saat menyaksikan drama kolosal "Surabaya Membara" pada Jumat tadi malam.

"Alhamdulillah, KA Jayabaya lancar dan tiba di Stasiun Surabaya Gubeng pukul 00.45 WIB, meski sebelumnya harus melewati jalur kereta di Viaduk, Jalan Pahlawan," kata Manager Humas PT Kereta Api Indonesia Daop 8 Surabaya, Gatut Sutiyatmoko, Sabtu (10/11/2018) dini hari.

Beberapa jam sebelumnya, Kereta Rel Diesel (KRD) jurusan Sidoarjo-Surabaya Pasar Turi melintas dan menabrak sejumlah penonton yang sedang menyaksikan drama kolosal "Surabaya Membara" di viaduk jalur kereta di Jalan Pahlawan, Surabaya.

Dalam peristiwa itu, sedikitnya tiga orang dilaporkan meninggal dunia dan belasan orang lainnya mengalami luka serius sehingga harus dibawa ke Rumsah Sakit PHC, RSUD Soewandhi dan RSUD Dr Soetomo untuk mendapatkan perawatan medis.

Gatut mengatakan bahwa masinis KRD sempat mengurangi kecepatan saat melintas di kerumunan penonton yang memenuhi viaduk, namun demikian kejadian tertabraknya penonton tidak bisa dihindari karena kereta tidak bisa berhenti secara mendadak.

"Bahkan, masinis KRD juga sudah memberi peringatan dengan membunyikan semboyan 35 (seruling lokomotif) saat melintas di viaduk tersebut," katanya.

Korban Drama Kolosal

Gatut juga menambahkan bahwa sebelumnya tidak ada koordinasi dari pihak panitia penyelenggara kegiatan drama kolosal "Surabaya Membara" dengan KAI.

"Kalau seandainya ada koordinasi, kami siap bantu dengan menurunkan petugas untuk mengamankan jalur kereta api yang ada di viaduk Jalan Pahlawan Surabaya," katanya.

Menurutnya, jalur kereta api yang ada di viaduk Jalan Pahlawan merupakan jalur padat kereta api, sehingga selalu dilalui kereta, baik siang maupun malam.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini